Tiba-tiba, terdengar suara dari luar pintu.Terdengar Jiraya berkata di luar, "Pak Danta, kamu sudah mencari ke seluruh bagian vila ini, kenapa nggak menemukan apa pun?""Pak Jiraya, jangan terburu-buru. Kalau aku nggak salah ingat, seharusnya masih ada satu ruangan di vila ini yang belum kucari, 'kan?" kata Danta."Ruangan mana?""Ruang kerja."Lara juga mendengar percakapan di luar. Dia lalu berbisik pelan, "Kak Ewan, sepertinya Danta akan masuk ke ruang kerja. Gimana?""Nggak apa-apa, justru kita bisa melihat apa yang sebenarnya ingin dia lakukan," kata Ewan. Setelah berkata begitu, dia segera menggulung lukisan di atas meja, lalu memasukkannya ke saku.Kemudian, dia secara sembarang mengambil sebuah gulungan lukisan lain dari samping, memasukkannya ke kotak kayu, lalu mengunci kembali gembok tembaganya.Lara bertanya dengan bingung, "Kamu ngapain?""Nanti kamu akan tahu." Ewan tersenyum misterius.Tak lama kemudian, pintu ruang kerja didorong terbuka. Begitu Danta masuk, dia meliha
Baca selengkapnya