"Mereka juga bilang, ayahku mungkin nggak akan bertahan beberapa hari lagi."Mendengar hal itu, mata Lara langsung berkaca-kaca.Ewan menenangkannya, "Aku selalu percaya, penyakit apa pun pasti ada penyebabnya. Karena aku sudah datang, kamu nggak perlu terlalu khawatir. Aku akan berusaha semaksimal mungkin."Lara mengangguk pelan."Ayahku ada di kamar lantai tiga," kata Jiraya, lalu membawa Ewan ke lantai tiga vila.Begitu pintu kamar dibuka, gelombang energi negatif langsung menerpa. Hawa dinginnya terasa menusuk. Lara refleks menyusutkan lehernya. Miranda juga tak bisa menahan diri dan sedikit menggigil.Energi negatif ini terlalu berat.Ewan berkata, "Lara, Bibi, sebaiknya kalian nggak masuk. Energi negatif di dalam terlalu kuat. Kalau terlalu lama di dalam, nggak baik untuk kesehatan. Aku dan Paman laki laki, energi panas dalam tubuh kami lebih kuat, nggak terlalu terpengaruh.""Baik, kami tunggu di sini," kata Miranda.Lara mengingatkan, "Kak Ewan, hati hati.""Ya." Ewan menganggu
Mehr lesen