Travis menatap punggung Ewan, seolah ingin berkata sesuatu tetapi menahannya.Latif menjelaskan, "Travis, memang begitulah sifat Ewan, jangan dimasukkan ke hati."Travis berkata, "Latif, kamu juga sudah lihat sendiri, Ewan membawa kabur cucuku. Kamu harus memberiku penjelasan soal ini."Latif tersenyum, "Travis, jangan terburu buru. Urusan perasaan nggak bisa dipaksakan. Biarkan mereka saling mengenal dulu, lama-lama akan tumbuh rasa, nanti semuanya akan mengalir dengan sendirinya."Travis berkata, "Latif, meskipun hubungan kita baik, aku harus bicara terus terang di awal. Kalau Ewan berani menyakiti cucuku, aku nggak akan melepaskannya."Dika berkata pelan, "Ewan bahkan belum pacaran dengan Candy, apa nggak terlalu cepat membicarakan ini sekarang?"Mendengar hal itu, Travis menatap tajam Dika. "Aku sedang bicara dengan ayahmu, sejak kapan kamu boleh menyela?"....Saat tahun baru.Di jalan-jalan ibu kota yang ramai, di mana-mana dihiasi lampion dan dekorasi. Suasananya meriah dan penu
Read more