Ewan dan Nazar berjalan melintasi dataran es selama tiga hari tiga malam penuh. Akhirnya, mereka berhasil keluar dari dataran es."Sialan, aku benar-benar kelelahan!" kata Nazar sambil terengah-engah.Ewan duduk di tanah untuk beristirahat sambil menatap kejauhan dengan tenang."Bocah Tengik, kamu lagi mikir apaan?" tanya Nazar.Ewan spontan menjawab, "Wanita cantik.""Dasar mesum!" Wajah Nazar dipenuhi rasa jijik. Kemudian, dia bertanya kepada Ewan, "Kamu tahu apa yang sedang kupikirkan?"Ewan menjawab, "Pria?""Persetan denganmu!" Nazar mengumpat dengan marah, lalu berkata, "Aku sedang memikirkan makanan.""Meskipun belum terlalu lama berada di dunia kultivasi, sesekali aku tetap merindukan makanan lezat dari dunia fana.""Sekarang aku sangat ingin makan bebek panggang khas ibu kota, tumis hati, babat tumis, daging berbumbu lima rempah, sup sirip ikan, siomai kristal, kue gula panggang, nasi ketan daging, bakpao isi daging, roti isi daging, mi wijen panas, ayam bakar, ikan saus cuka
Baca selengkapnya