Ayudhia terkejut mendengar pertanyaan Zahra, tetapi dia tetap berusaha tenang dengan membuat alasan.“Dia tidur dan dirawat pengasuh barunya,” katanya, Ayudhia lalu meraih telapak tangan Zahra, sebelum kembali berkata, “karena itu, cepatlah sehat. Minum obatnya, istirahat yang cukup, jangan lagi berpikiran cemas, apalagi mengkhawatirkanku karena aku baik-baik saja. Begitu nanti kamu sembuh, kamu bisa kembali menggendong putriku.”Mendengar ucapan Ayudhia, Zahra mengangguk-anggukkan kepala cepat.“Saya pasti akan segera sehat, Nona. Saya sudah sangat rindu pada Nona Kecil.”Ayudhia mengangguk pelan, senyumnya begitu getir, ‘Nona Kecil’ yang dimaksud kini ada di hadapannya, tetapi kondisi Zahra membuatnya harus bersandiwara.Setelah bicara berdua, Ayudhia mengantar Zahra ke kamar. Bahkan dia memastikan sendiri Zahra beristirahat dengan tenang, sebelum dia tinggal keluar.“Kondisinya semakin baik setelah mengira kalau kamu mamamu. Tapi itu bagus, setidaknya ada perkembangan dalam pemulih
Última actualización : 2025-12-19 Leer más