MasukAyudhia menelan kenyataan pahit setelah mengetahui jika dia hanya putri pengganti di keluarganya. Kembalinya sang putri kandung membuat posisi Ayudhia tersingkir, kasih sayang dan cinta keluarganya memudar, lalu puncaknya Ayudhia terusir dari rumah yang dia tinggali selama dua puluh enam tahun ini karena kelicikan putri kandung keluarga Ardhana. Sakit hati dan kecewa membawa Ayudhia pada pria kaya raya bernama Arlo Radjasa, seorang presdir perusahaan besar. Menawarkan kerjasama bisnis untuk Arlo, Ayudhia malah mendapat tawaran kontrak pernikahan yang mencengangkan. Keputusan apa yang akan Ayudhia ambil? Menerima tawaran kontrak pernikahan dan membalas perbuatan keluarga yang sekarang membuangnya, ataukah Ayudhia memilih pasrah menerima nasibnya?
Lihat lebih banyakKakak, terima kasih sudah mengikuti kisah Arlo dan Ayudhia. Dan ... setiap awal pasti ada akhir. Seperti kisah mereka yang harus sampai di sini. Tapi ... kalian jangan cemas, meski kisah mereka berhenti di sini, tapi aku sudah nyiapin cerita baru, cerita El dengan kisah uniknya sendiri. Dan, tentunya akan ada si kecil Leya yang nanti akan ikut menghibur kalian semua. Kapan tayang? Tunggu notifikasi buku baru dariku, ya. Terima kasih banyak, salam hangat dari aku. (ʘᴗʘ✿)
Setelah dua hari dirawat di rumah sakit, dan kondisi Leya yang bagus. Ayudhia akhirnya sudah pulang. Di rumah Arlo. Semua keluarga berkumpul bersama, membagi kebahagiaan satu sama lain. “Dia sudah selesai menyusu?” tanya Andreas ketika melihat Ayudhia merapikan pakaiannya. Tatapan Ayudhia tertuju pada Andreas, dia mengangguk pelan ketika berkata, “Sudah, Pa.” Andreas segera menghampiri, dengan gerakan lincah dia mengambil Leya dari gendongan Ayudhia. “Lihat cucuku yang cantik, pipimu sudah lebih berisi dari sebelumnya, hm ….” Andreas mengambil tisu basah, dengan pelan membersihkan sisa susu yang menempel di bibir cucunya ini. “Kalau besar nanti, dia pasti akan sangat cantik dan menggemaskan,” balas William, menatap ke arah Ayudhia dan Arlo, William kembali berucap, “Apa aku bisa tinggal di sini lebih lama? Jika masa visaku habis, aku ingin terus memperpanjangnya agar bisa melihat pertumbuhan Leya?” Ayudhia terkesiap. Dia tidak menyangka William sampai akan melakukan itu d
Di rumah Arlo.William baru saja membaca pesan yang Alina kirimkan. Pria tua ini sangat senang mengetahui Ayudhia mau melahirkan.“Kenapa Andreas malah belum datang, padahal cucunya baru saja lahir.”William mencoba menghubungi Andreas untuk memberitahukan kabar bahagia ini, sayangnya Andreas tidak bisa dihubungi, sampai membuat William kesal.“Dasar, sudahlah. Biarkan saja dia terlambat tahu kalau Ayudhia sudah melahirkan.”William begitu bersemangat. Dia melangkah cepat mencari sopir yang diperintah Arlo untuk mengantar ke mana pun William ingin pergi.“Anda mau ke mana, Tuan?” tanya sopir.“Ke rumah sakit, cucuku akhirnya melahirkan,” jawab William dengan suara penuh semangat.Sopir sangat senang mendengar kabar bahagia itu. Dia membuka pintu mobil untuk William.William siap masuk ke mobil, tetapi tatapannya lebih dulu tertuju ke mobil yang baru memasuki gerbang.Mobil itu milik Andreas.“Aku pergi dengan mereka saja.” William berubah haluan. Dia melangkah untuk menghadang mobil A
Bola mata Arlo membulat lebar mendengar apa yang Ayudhia katakan. Saat pintu lift terbuka di lobby, Arlo segera menggendong istrinya. Dia melangkah cepat menuju mobil yang sudah menunggu di depan. “Ke rumah sakit, cepat!” perintah Arlo pada sopir yang baru saja membukakan pintu untuknya. Begitu Arlo masuk ke dalam mobil bersama Ayudhia, sopir langsung memacu mobil meninggalkan Atelier, menuju rumah sakit yang untungnya tidak jauh dari perusahaan. Arlo merasakan cengkraman tangan Ayudhia begitu kuat di lengannya. Ditatapnya wajah Ayudhia yang meringis menahan sakit. “Bertahan, kita hampir sampai di rumah sakit,” lirih Arlo dengan suara tertahan. Tidak tega melihat Ayudhia kesakitan seperti ini. Ayudhia meringis dengan mata terpejam saat merasakan kontraksi yang terus menerus terjadi. Bahkan dia berulang kali mengambil napas dan mengembuskan perlahan seperti yang diajarkan saat di kelas senam ibu hamil. Wajah Arlo ikut memucat. Dia benar-benar panik karena cairan bening t
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak