Pagi-pagi Firzan sudah bangun untuk siap-siap berangkat dan sarapan pagi, ibunya sudah menyiapkan sarapan pagi kesukaannya, nasi uduk dan bakwan, serta segelas teh tawar hangat.“Yah, doain Firzan biar lulus sidangnya,” ucap Firzan saat sarapan berdua ayahnya di meja makan.“Iya, Nak... Ayah selalu doakan, biar kamu sukses selalu...” ucap Ayah sambil menikmati segelas kopi hitam kesukaannya.“Setelah lulus kamu jadi kan kerja di Jakarta, Nak?” tanya Ibu sambil menyusun piring dan perabot yang baru saja dicucinya.“Iya, Bu, akan aku usahakan, yang penting aku minta doa Ibu-Ayah agar sidangku lancar sampai wisuda.”“Iya, Nak..., Ibu nggak pernah berhenti mendoakanmu...”“Kalau aku wisuda, Ibu dan Ayah harus datang ke Semarang, nanti ajak Farel juga ya, Bu... kalau ongkos nggak perlu dipikirkan, aku sudah ada simpanan dari hasil kerjaku.”“Baik, Nak, sering-sering kasih kabar saja kalau sudah sampai Semarang...”Bunyi klakson dari depan rumah Firzan tiba-tiba berbunyi, mobil Xenia yang d
Terakhir Diperbarui : 2025-12-09 Baca selengkapnya