Bab 74. PERTENTANGAN Sebagai sesepuh tentu saja semua orang mengerti, bahwa Jaka Tole telah diangkat murid oleh leluhur mereka, meskipun Jaka Tole yang mengetahui namanya. Melihat Ki Braja dan yang lainnya memandang dengan tatapan aneh, Jaka Tole tampak tersipu malu, alih-alih bangga dengan keberkahan yang didapatnya. “Baiklah, mulai saat ini juga Jaka Tole saya putuskan menduduki jabatan sebagai sesepuh,” kata Ki Braja dengan ekspresi penuh semangat. Semua orang tampak terkejut mendengar keputusan yang disampaikan Ki Braja, salah seorang tetua segera menyahuti keputusan itu. “Ketua, apakah keputusan ketua sudah diputuskan dengan matang? Apakah ketua tidak ingat, kalau Jaka Tole ini adalah murid baru kita?” Ekspresi Ki Braja seketika menjadi buruk, ketika mendengar kritikan dari salah seorang tetua. “Ki Sopo, apa kamu meragukan keputusanku?” “Maaf ketua, bukannya saya lancang. Tapi jabatan itu sepertinya terlalu tinggi untuk seora
Terakhir Diperbarui : 2025-11-25 Baca selengkapnya