MasukKedua orang tuanya dibunuh didepan mata kepalanya beserta seluruh warga kampung, oleh pendekar golongan hitam . Demi untuk menyelamatkan diri, Jaka Tole kecil terus berlari kearah hutan yang terkenal angker dan penuh dengan siluman, demi untuk menyelamatkan diri dari kejaran para pendekar golongan hitam. Malam yang gelap membuat langkah kaki Jaka Tole berlari tanpa arah, hingga akhirnya jatuh ke sebuah jurang yang dipenuhi dengan kabut berwarna kemerahan. Hingga sebuah mukjizat terjadi pada dirinya, bukannya mati setelah jatuh ke jurang yang ada di hutan larangan. Jaka Tole malah mendapatkan kekuatan yang tak terduga. Kekuatan Jaka Tole sangatlah hebat setelah mendapatkan warisan kitab ajaib peninggalan seorang sakti yang misterius. Sepuluh tahun lamanya Jaka Tole terjebak di jurang misterius, selama itu pula dia belajar ilmu beladiri tingkat tinggi dan ilmu pengobatan dari kitab yang ada di dalam sebuah gua. Sepuluh tahun kemudian Jaka Tole berubah menjadi pemuda ganteng yang sakti mandraguna. Banyak wanita yang tergila-gila dengan kegantengan dan keperkasaannya. Dengan kemampuannya Jaka Tole mulai membantai satu persatu pendekar golongan hitam yang telah dikuasai kekuatan Iblis.
Lihat lebih banyakBab 146. BERBOHONG DEMI KEBAIKAN Ular phyton ini besarnya sepohon kelapa. Begitu mulutnya terbuka dan Jaka Tole masuk ke mulutnya, maka dapat dipastikan dia akan dengan mudah mengisi perutnya. Saling asyiknya mengintip para Dewi yang sedang mandi di danau, Jaka sampai tidak menyadari kalau di atas kepalanya ada kepala ular yang sedari tadi sedang tidur di dahan pohon raksasa. Tiba-tiba saja keasyikan, Jaka Tole dikejutkan oleh tetesan air dari atas kepalanya. Tes… tes… tes… Secara refleks Jaka Tole mendongak ke atas, seketika itu juga kesadarannya langsung pulih. “Sssshhh…” Srakkk…! Kurang dari satu detik, tubuh Jaka Tole langsung bergerak berpindah tempat dengan sangat cepat. Untungnya Jaka Tole menguasai Ajian Langkah Sewu, sehingga hanya dalam waktu kurang satu detik dia sudah berpindah tempat sejauh seribu langkah, sehingga dia bisa dengan sangat tepat menghindari gigitan ular phyton raksasa ini Pergerakan yang tiba-tiba dan spontan membuat Jaka Tole seakan mel
Bab 145. MENGINTIP PARA DEWI MANDI Pemandangan ini tentu saja sangat menyejukkan dipandang mata, apalagi selama ini Jaka Tole sudah sangat lama tidak melihat pemandangan seindah ini. Pemandangan seindah ini hanya bisa dilihat saat dia masih kecil hidup bersama keluarganya di kampung, sebelum kedatangan para penjahat Warok Suromenggolo yang menghancurkan tanah kelahirannya. Penduduk satu kampung tidak ada yang hidup, bahkan kedua orang tuanya juga menjadi korban kebiadaban gerombolan Warok Suromenggolo. Hanya dirinya sajalah yang selamat dari pembantaian itu, itu pun karena dia jatuh ke jurang Malaikat, saat dikejar anak buah Warok Suromenggolo. Akhirnya Jaka Tole sampai juga di tengah kampung, dia segera melihat sebuah kedai makan yang cukup besar. Dengan langkah tegas dia berjalan ke arah kedai makan itu. Kehadiran Jaka Tole di kedai makan ini seketika menarik perhatian pemilik kedai dan beberapa pengunjung kedai, meskipun hanya ada tiga orang pendu
Bab 144. HANTU DISIANG BOLONG Selesai menguburkan kudanya, Jaka Tole menatap langit yang berbintang seakan tidak pernah terjadi apa pun di atas sana. Padahal baru saja langit mengamuk, memuntahkan amarahnya terhadap Jaka Tole. “Betapa cerahnya malam ini, sebaiknya saya segera istirahat agar besok pagi badan menjadi segar,” bisik Jaka Tole sambil memandang sekelilingnya. Tak lama kemudian, di mana Jaka Tole berdiri, sudah tercipta rumah jamur yang terbuat dari tanah . Kali ini dia membuat dengan struktur bangunan dengan lebih kuat dan tebal, agar cukup kuat untuk melindungi dirinya dari gangguan hewan buas, dari dalam hutan ini. Keesokan paginya, Jaka Tole terbangun ketika mendengar kicau burung bersahut-sahutan di atas dahan pohon yang ada di dekat rumah jamurnya. Setelah menghilangkan rumah jamurnya, Jaka Tole segera pergi ke sungai untuk mandi dan membersihkan tubuhnya. Dengan tubuh segar, sosok Jaka Tole terlihat berlari di pucuk pohon, men
Bab 143. NAIK DUA RANAH KECIL SEKALIGUS Blar…! “Hegh…” Sebuah petir raksasa sebesar paha orang dewasa tiba-tiba saja menghantam tubuh Jaka Tole, setelah rumah tanah buatannya hancur. Tubuh Jaka Tole seketika berkilau, seakan menyala seperti lampu dengan tegangan tinggi. Jaka Tole yang sedang bersemedi, seketika merasakan ada sebuah energi listrik yang mempunyai kekuatan jutaan volt menghantam tubuhnya. Jaka Tole hanya bisa menahan sekuat tenaga hantaman petir kesengsaraan yang menghantam tubuhnya. Sebagai pendekar yang pernah mengalami ujian kesengsaraan, tentu saja dia sudah siap untuk menerima ujian petir ini. Hanya saja yang sama sekali tidak disangka, ujian kesengsaraan kali ini dia harus menerima sambaran petir sebesar paha orang dewasa. Padahal sebelumnya, dia hanya menerima ujian kesengsaraan dengan ukuran petir yang sama dengan petir yang biasa terlihat saat alam mengalami hujan petir. Dari mulut Jaka Tole keluar darah se
Bab 130. SERANGAN MENDADAK Begitu memasuki hutan, Jaka Tole segera mencari tempat yang nyaman untuk membuat rumah dari tanah. Sebagai pendekar yang menguasai elemen tanah, tentunya dia sangat memanfaatkan keahliannya ini untuk membuat rumah dari tanah seperti biasanya. Hanya deng
Bab 127. DIHIBUR PELAYAN CANTIK Begitu memasuki halaman rumah Penjaliran Bunga Cinta, segera saja terdengar suara tawa pria dan wanita yang semakin keras. Jaka Tole yang masih lugu dan polos, tentu saja sangat takjub dengan keramaian yang ada di dalam rumah Penjaliran Bunga Cinta.
Bab 122. ULAR BESAR Jaka Tole segera berjalan ke arah rumah Penjaliran Bunga Cinta, sesuai arah yang ditunjukan pelayan wanita di rumah penginapan. Akhirnya sampai juga dia di depan sebuah rumah besar berlantai dua. Di Depan rumah besar itu. Di depan pintu gerbang terpampang seb
Bab 120. PELAYAN WANITA Setelah terdiam beberapa saat memperhatikan markas warok Keling, Jaka Tole segera kembali ke rumah penginapan. Sesampainya di kamarnya, Jaka Tole segera menutup kembali jendelanya, baru kemudian melanjutkan tidurnya. Malam ini Jaka Tole sengaja tidak men
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak