Namun ditengah melajunya mereka dan menyarangkan setiap serangan yang ada. Jiang Qin tak bergerak sedikitpun dari tempatnya berpijak.Dia sedikit menarik nafasnya, diikuti dengan memutarnya tubuh secara anggun.WIIIIIIISH!Waktu diarea pertempuran berhenti, seluruh tubuh mematung. Hal itu diikuti dengan sosok Jiang Qin yang bergerak, lalu menghunuskan pedang kearah Dewa Tanah."Kau lebih lemah, maka kau ku bunuh lebih dulu..."JLEEEEEEEB?!Saat waktu kembali berjalan, semua mata terbelalak. Pedang tajam milik Jiang Qin telah menancap tepat dijantungnya dewa tanah."Hanya dengan kalian... Kau kira bisa membunuhku dengan pemahaman yang hanya mencapai ke tahap kelima ini? Dibodohi, sama saja menjadi boneka! TOLOL!"BOOOOOOOOOOM! BOOOOOOOM!Menarik pedangnya, dan kembali memutarkan pedangnya searah jarum jam. Tebasan energi bersambut, menabrak Dewa Air, Dewa Es, dan Dewa Abin yang tak sigap menciptakan perisai.Ledakan menggema, hal itu diikuti dengan ketiga Dewa yang masih hidup segera m
Last Updated : 2026-02-09 Read more