Di zaman sekarang ini, gadis polos seperti Zafira benar-benar sudah langka."Nggak bisa. Bukankah soal ini sudah kita sepakati sebelumnya? Setelah menikah terserah kamu, tapi sebelum menikah, sama sekali nggak boleh!" Begitu mendengar permintaan itu, Zafira langsung menolak tanpa berpikir panjang.Nada bicara Zafira jelas mengandung amarah. Penampilan Nolan di jamuan makan tadi sudah cukup mengecewakannya, dan sekarang pria itu malah mengajukan permintaan yang begitu keterlaluan.Melihat Zafira marah, Nolan segera memasang senyum manis. "Jangan marah, Zafira. Aku 'kan cuma berpikir kita sebentar lagi akan bertunangan. Sebelum atau sesudah menikah, bukannya sama saja? Jangan marah, aku cuma sekadar ngomong."Dengan sangat terampil, Nolan menenangkan Zafira. Meski mulutnya mengalah, sorot mata Nolan sempat memancarkan kilatan kejam.Setelah berkata demikian, Nolan diam-diam memberi isyarat dengan matanya ke arah pelayan yang berada tidak jauh dari sana. Pelayan itu segera berbalik dan be
Baca selengkapnya