LOGINBradford, yang juga dikenal sebagai Clayden Ardhanesa, pernah menjadi pria yang berdiri di puncak dunia. Demi wanita yang dicintainya, dia rela melepaskan segalanya dan menikahi wanita itu, serta diam-diam melindunginya dari belakang. Namun setelah wanita itu meraih kejayaan, dia malah menganggap Clayden tak berguna dan mengajukan perceraian. Ketika nama Clayden kembali menggema hingga ke seluruh penjuru dunia, pada akhirnya wanita itu hanya bisa berlutut menyesal dan menangis tanpa henti ....
View MoreMendengar keributan itu, jelas ada yang mengenali identitas Mardo. Bahkan para junior muda saja bisa melihat kejanggalan, apalagi yang lain. Namun anehnya, sebutan yang dilontarkan pihak itu benar-benar di luar dugaan Bradford dan Mardo.Mardo hanya menghilang untuk beberapa waktu, kenapa dia tiba-tiba menjadi "pengkhianat"?Saat berbicara, seorang pria paruh baya berjalan mendekat dengan dikelilingi sekelompok orang. Pria itu tampak berusia sekitar 50 tahun, bertubuh kekar, dengan rambut dikepang kecil-kecil memenuhi kepalanya.Di wajahnya, selain tato Dewa Kawruh, juga diolesi semacam cairan kental berwarna hitam kemerahan yang tidak diketahui. Dipadukan dengan pakaian kulit binatang yang penuh kesan liar, seluruh tubuhnya memancarkan aura garang.Saat berbicara, nada bicaranya dipenuhi kemarahan yang tidak disembunyikan sama sekali. Namun jika diperhatikan lebih teliti, kemarahan itu terasa agak dibuat-buat.Tatapan Bradford menyapu tubuh pria itu sekilas, lalu langsung tertuju pada
Sementara itu, di sebuah gubuk kecil di wilayah Orifik, seorang pria berwajah buruk tiba-tiba memuntahkan seteguk darah. Anehnya, darah pria itu bukan merah murni, melainkan memancarkan warna gelap yang membuat bulu kuduk merinding.Di bawah cahaya bulan yang samar, mata pria itu memancarkan aura berbahaya yang belum pernah ada sebelumnya ....Setelah membereskan serangga guna-guna itu, Bradford juga kehilangan minat untuk terus mengenang. Master Mardo yang tidur di tanah, dari awal sampai akhir tidak merasakan adanya keanehan sedikit pun.Mungkin karena metode serangan balik Bradford sebelumnya membuatnya masih merasa takut. Sepanjang paruh kedua malam itu, Bradford tidak lagi mendapat gangguan apa pun."Selamat pagi, Pak Bradford!"Saat sinar matahari masuk, Mardo mengusap matanya sambil menyapa Bradford.Saat itu, Bradford juga baru saja selesai berlatih."Pagi!"Bradford mengangguk sebagai balasan.Bradford tidak berniat memberitahukan apa yang terjadi tadi malam kepada Mardo. Dia
Mendengar itu, Bradford hanya mengangguk pelan tanpa berkata apa-apa. Masalah yang menimpa Luella sudah terjadi begitu lama, jadi tidak perlu terburu-buru.Akhirnya, karena tidak mendapatkan hasil apa pun, Mardo hanya bisa menghentikan penyelidikan untuk sementara.Atas desakan Mardo, Bradford tidur di atas ranjang, sementara Mardo sendiri menggelar alas tidur di lantai.Sebagai seorang kultivator, hal seperti ini jelas bukan masalah. Meskipun sudah menempuh perjalanan jauh, karena memikirkan Luella, Mardo baru benar-benar tertidur menjelang tengah malam.Bradford berbaring menyamping di atas ranjang. Pikirannya dipenuhi kenangan masa lalu.Saat itu, seekor serangga kecil seukuran kacang polong berputar-putar dan masuk ke gubuk Mardo. Anehnya, serangga itu terbang tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Tak lama kemudian, serangga itu perlahan hinggap di tubuh Bradford.Bradford yang sedang tenggelam dalam kenangan seolah-olah sama sekali tidak menyadarinya. Namun, tepat saat serangga it
Jamil yang ditatap oleh Mardo hanya bisa memaksakan diri untuk tetap berbicara."Kenapa?" Satu kata dari Mardo membuat hati keduanya bergetar.Berbeda dengan Luella, nama Mardo di Orifik dulu terkenal karena temperamennya yang meledak-ledak. Setelah berulang kali dihalangi, amarah Mardo tampaknya akan meledak."Paman Mardo, sejak kamu dan Kak Luella menghilang, penjagaan tempat ini langsung diperketat! Bukan hanya dia, siapa pun yang datang nggak boleh masuk! Kami hanya menjalankan perintah. Tolong jangan mempersulit kami yang masih junior!"Untuk mencegah Mardo marah, Jamil langsung menjelaskan semuanya.Saat berbicara, Jamil dan Rifay langsung menunduk, tidak berani menatap Mardo lagi.Mendengar itu, Mardo langsung saling memandang dengan Bradford. Penjelasan pihak Orifik soal hilangnya Luella dan Mardo jelas terdengar seperti menutupi hal yang penting."Orang ini adalah penyelamat nyawaku! Kalau bukan karena dia, aku sudah lama mati! Menurut kalian, dia masih orang luar?" Wajah Mard
Begitulah, tangan Marina dibiarkan menggantung di udara."Kalau begitu, barangnya aku taruh di sini saja."Melihat tidak ada seorang pun yang menanggapi, Marina berbicara sendiri lalu meletakkan hadiah itu.Melihat adegan tersebut, di mata Darryl terlintas kilatan ketidakpuasan. Dalam pandangan Darr
"Pfft ...." Beberapa saat kemudian, seorang mahasiswa yang berwatak ceroboh tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Tawa mahasiswa itu dipenuhi nada ejekan. Begitu ada yang memulai, orang-orang di sekitarnya pun ikut tertawa.Mereka benar-benar tidak bisa membayangkan, apa dasar Bradford berani mengucapka
Dalam pandangan Khairul yang konvensional itu, profesi dokter jelas termasuk pekerjaan yang sangat terpandang. Ditambah lagi, lewat obrolan mereka, Khairul menyadari bahwa cara bicara Bradford berbeda dengan orang biasa.Khairul sendiri sudah lama berkecimpung di dunia bisnis. Apakah seseorang berpu
Belum sempat Bradford melanjutkan ucapannya, dari bawah panggung tiba-tiba terdengar sebuah suara yang tidak selaras. Dalam suara itu terkandung nada sindiran yang sulit disembunyikan. Orang yang membuka mulut bukan siapa-siapa, melainkan Tiago yang diliputi api cemburu.Sebelumnya, ketika Maya meng
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore