"Sherine, aku sungguh-sungguh ...."Mendengar itu, Darryl langsung mencoba berbicara dengan Sherine, tetapi ucapannya dipotong keras oleh Bradford."Kamu nggak paham dengan apa yang dia katakan? Tempat ini nggak menyambut kalian! Dan satu lagi, jangan lagi panggil namanya dengan mulutmu itu. Kalau nggak, aku nggak keberatan merobek mulutmu itu!"Bradford berdiri mengadang di depan Sherine, lalu berbicara dengan nada datar.Begitu kata-kata Bradford selesai, ruang tamu kembali tenggelam dalam keheningan. Bradford jarang berbicara, tetapi begitu membuka mulut, dia langsung menekan Darryl sampai tak berkutik.Marina menatap Bradford yang ucapannya sangat mengejutkan itu. Tanpa sadar, mulutnya menganga lebar.Dia sama sekali tak menyangka, Bradford bukan hanya tidak gentar dengan identitas Darryl, malah berani menantangnya secara terang-terangan.Saat ini, Marina lebih terlihat seperti seekor katak yang ketakutan. Sementara itu, wajah Darryl sudah sepenuhnya masam.Demi menjaga citra di de
Read more