"Dasar anak bandel, kamu masih ingat pulang juga rupanya." Morina melotot ke arah Sherine sambil berkata dengan nada kesal.Sebelum hari ini, Sherine memang sudah lama tidak pulang ke sini. Morina tahu betul, kalau bukan karena kemarin dia sendiri yang menelepon putrinya, entah kapan Sherine baru akan kembali."Bu."Sherine menjulurkan lidahnya, lalu langsung mulai manja. Sambil berbicara, tangannya sudah melingkari lengan Morina dan terus menggoyang-goyangkannya.Situasi seperti ini bukan pertama kalinya Sherine hadapi, bisa dibilang selalu berhasil. Satu-satunya perbedaan kali ini adalah, di samping mereka ada Bradford."Sudah, sudah sebesar ini masih saja seperti anak kecil. Ini pasti pacarnya Sherine, ya. Ayo cepat masuk, kita ngobrol di dalam." Morina tertawa geli sambil menegur, lalu menyapa Bradford untuk masuk."Halo, Bibi. Namaku Bradford." Mendengar ucapannya, Bradford segera memperkenalkan diri. Saat berbicara, Bradford sedikit membungkukkan badan dengan sopan."Ya, ya. Angg
Read more