"Siapa yang nggak takut padaku? Siapa yang nggak menghormatiku? Dunia mengenalku, menghormatiku, dan takut padaku. Itulah jalan tak terkalahkanku! Jalan tak terkalahkan ini telah menembus batas!""Karena itu, di puncak gunung ini, aku masih memiliki satu kartu truf terakhir!"Nadhif kembali menghela napas. "Sayangnya, kartu truf terakhir ini justru harus kugunakan padamu!"Sambil berkata demikian, dia mengangkat kepala menatap Arlo, lalu mengedarkan pandangan ke puncak-puncak gunung di sekelilingnya. Dia mengentakkan kaki dan membentak, "Bangkit!"Tiba-tiba, bumi berguncang hebat. Seluruh puncak Gunung Akasa, termasuk puncak-puncak gunung di sekitarnya dalam radius beberapa kilometer, ikut bergetar.Bum! Gemuruh dahsyat mengguncang udara!Di bawah lapisan salju yang menyelimuti puncak Gunung Akasa, benang-benang putih yang tak terhitung jumlahnya tampak saling bersilangan membentuk jaring raksasa. Di atasnya melekat lapisan tanah yang telah membeku keras.Dalam sekejap, lapisan itu tam
Leer más