Share

Bab 1335

Author: Jayden Carter
Nadhif tertegun. Ekspresi semua orang juga menjadi rumit. Harus diakui, perkataan Arlo membuat mereka merasa bahwa dia sebenarnya tidak sedingin dan sekeras yang mereka bayangkan.

"Tapi, saat ini wabah sedang melanda. Kamu jelas-jelas mengetahui hal ini, tetapi tetap mendahulukan kepentingan pribadimu dan menghalangi perjalananku. Akibatnya, peluncuran obat untuk wabah tertunda dan rakyat harus terus menderita. Kamu harus bertanggung jawab atas hal ini!" seru Arlo dengan dingin.

Begitu ucapan it
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1338

    "Kamu lebih pintar daripada yang kubayangkan. Tapi sayang sekali, kamu nggak akan mendapatkan jawabannya dariku. Atau lebih tepatnya, kelak kamu akan menyadari bahwa semua yang kamu duga hari ini hanyalah bagian kecil dari kebenaran! Dunia ini jauh lebih rumit daripada yang kamu bayangkan!"Setelah mengatakan itu, Nadhif langsung duduk bersila, memejamkan mata, dan mulai mengedarkan energinya. Jelas dia tidak berniat menjawab pertanyaan Arlo lagi!Arlo menggeleng. Semua hal ini penting baginya, tetapi di sisi lain juga tidak begitu penting!Penting karena mengetahui siapa musuh sebenarnya tentu sangat penting. Siapa yang diam-diam begitu menginginkan kematiannya? Mata Elang? Siapa yang berada di balik Mata Elang?Lalu Organisasi Sembilan Ular. Siapa yang diwakili oleh kesembilan kepala itu? Apa yang mereka inginkan? Apa yang mereka cari dari Sihir Sepuluh Ribu Naga milik Sekte Sihir? Kenapa mereka terus-menerus mengincar api bumi milik Sekte Vitalitas? Apa sebenarnya yang ingin mereka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1337

    Bagas sudah memperhitungkan semuanya dengan matang, tetapi dia tetap tidak menyangka masalah ini nantinya akan mendatangkan begitu banyak masalah!Baru saja kabar itu diumumkan, ekspresi sejumlah tokoh dari keluarga elite yang hadir langsung berubah. Mereka beramai-ramai mengeluarkan ponsel dan mulai menyebarkan kabar tersebut. Bagas hanya mengamati dengan dingin dan mencibir dalam hati.Saat itu, Arlo sudah tiba di puncak gunung dan duduk berdampingan dengan Nadhif."Apa maksudmu dengan bidak?"Nadhif memandang ke kejauhan. Setelah lama terdiam, dia akhirnya berkata perlahan, "Apa kamu nggak pernah merasa heran? Dari sekian banyaknya penduduk di Doraia, tapi kenapa hanya ada sekitar seratus grandmaster? Sedangkan ahli tanah transenden yang diketahui secara terbuka saat ini hanya Dewa Militer!""Apa menurutmu itu nggak aneh? Kenapa orang seperti Dewa Militer mau membiarkan monster-monster tua dari Sekte Bayangan begitu saja?""Kamu juga sudah melihatnya sendiri. Keluarga-keluarga elite

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1336

    "Siapa kamu?" Arlo berjalan mendekat. Tatapannya yang tajam langsung tertuju pada Rusdi dan Valden.Kekuatan Valden kini telah merosot dan hatinya dipenuhi keputusasaan. Melihat Arlo berjalan mendekat, dia bahkan tidak memiliki keberanian untuk menatap matanya.Valden pernah berkata bahwa begitu Arlo jatuh dan dirinya mencapai tingkat grandmaster, maka dirinya akan melejit menuju puncak kesuksesan. Namun sekarang, semua itu terdengar seperti lelucon. Kini dia menyadari bahwa Arlo bahkan tidak meliriknya sedikit pun, seolah benar-benar menganggapnya tidak ada.Di mata musuh yang selama ini selalu dia jadikan sasaran balas dendam, mungkin sejak awal dirinya hanyalah cecunguk yang sama sekali tidak layak diperhitungkan?"Uhuk ...."Batin Valden kembali terguncang hebat. Dia memuntahkan seteguk darah, lalu langsung jatuh pingsan.Melihat hal itu, semua orang kembali menghela napas penuh iba!Nasib manusia terkadang memang berubah dengan cara yang begitu tidak masuk akal. Semenit lalu, dia

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1335

    Nadhif tertegun. Ekspresi semua orang juga menjadi rumit. Harus diakui, perkataan Arlo membuat mereka merasa bahwa dia sebenarnya tidak sedingin dan sekeras yang mereka bayangkan."Tapi, saat ini wabah sedang melanda. Kamu jelas-jelas mengetahui hal ini, tetapi tetap mendahulukan kepentingan pribadimu dan menghalangi perjalananku. Akibatnya, peluncuran obat untuk wabah tertunda dan rakyat harus terus menderita. Kamu harus bertanggung jawab atas hal ini!" seru Arlo dengan dingin.Begitu ucapan itu terdengar, kerumunan langsung gempar."Jadi maksudmu, kamu punya obat? Dan aku yang membuat peluncuran obatmu tertunda?" Nadhif mencibir.Beberapa hari terakhir, dia juga sudah cukup memahami situasi wabah tersebut. Wabah itu merebak dengan ganas dan penularannya sangat luas. Bahkan di dalam negeri belum ada obat yang berhasil dikembangkan. Namun, Arlo ternyata sudah memilikinya?"Menurutmu, kenapa tingkat kasus di Provinsi Hareast lebih rendah?" Arlo langsung mengungkap semuanya.Nadhif balik

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1334

    Semua orang melihat tinju itu menembus perisai energi Nadhif, menerobos pertahanan kedua lengannya, lalu menghantam dadanya dengan keras.Uhuk!Nadhif telah mencapai tingkat bawaan. Bisa dikatakan tubuhnya sudah bukan lagi tubuh manusia biasa. Tubuhnya mampu menyerap dan melepaskan energi langit dan bumi.Siang dan malam, tubuhnya terus ditempa oleh energi langit dan bumi hingga menjadi luar biasa kuat. Sehebat apa pun seorang ahli pelatihan fisik, kekuatan tubuhnya bahkan tidak mencapai seperseratus dari fisik surgawi milik Nadhif.Bahkan peluru penembus baja sekalipun mustahil menghancurkan tulangnya.Namun sekarang, dadanya melesak ke dalam dan tulang dadanya jelas telah patah.Nadhif memuntahkan seteguk darah. Kekuatan yang dahsyat menindih dari atas, membuatnya tidak sanggup lagi berdiri. Dia jatuh berlutut di tanah dengan wajah pucat pasi.Semua orang menatap pemandangan di depan mereka dengan tercengang. Untuk waktu yang lama, mereka tidak mampu memercayai apa yang baru saja ter

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 1333

    Valden merasakan perubahan kekuatannya yang luar biasa dan sangat gembira. Ranahnya memang belum stabil dan energi di dalam pusat energinya masih bergolak hebat. Namun begitu mendengar Arlo akan kalah, dia tidak bisa lagi menenangkan diri.Lagi pula, belum terlambat untuk bermeditasi dan menstabilkan ranahnya setelah turun dari gunung. Valden mendongak ke arah puncak. Saat Arlo dikalahkan Nadhif nanti, apakah dia bisa memanfaatkan kesempatan untuk menghajar Arlo yang sudah terpuruk?Pikiran itu baru saja terlintas ketika dia melihat Jaring Hawa Dingin milik Nadhif telah menyusut hingga diameternya kurang dari dua meter.Seolah pada detik berikutnya, jaring itu akan mengerut menjadi bola es raksasa dan mencabik Arlo hingga hancur di dalamnya.Namun, saat itulah terdengar tawa pelan Arlo, "Nadhif, sampai sekarang kamu masih berani meremehkanku seperti ini?"Tiba-tiba, Arlo menyelipkan kedua tangannya menembus benang-benang kristal es yang hampir menutup menjadi bola. Dia mencengkeram beb

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 295

    Rayanza tertawa lepas. "Berapa nilainya nyawaku dan anakku ini? Setelah pernah berjalan di ambang kematian, sia-sia saja hidupku kalau masih nggak bisa bedakan mana yang lebih penting!"Fellis merasa terkejut dengan keputusan ayahnya, tetapi tidak menunjukkannya.Arlo tersenyum dan berkata, "Pak Ray

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 588

    "Ada urusan apa, Pak Dandy? Menurut aturan, Andre sekarang nggak bisa menerima tamu!" kata Jarwa.Dandy tidak berkata apa-apa, sementara Zaem juga menundukkan kepala. Jarwa mengerutkan kening.Saat itu, pemuda yang berdiri di tengah berkata, "Nggak ada hubungannya dengan mereka. Aku yang ingin datan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 572

    Kolam dingin yang telah dimurnikan oleh guntur itu tetap dipenuhi hawa dingin yang menusuk tulang.Arlo menduga di dasar kolam ini kemungkinan tersembunyi sesuatu yang lain. Tanpa ragu, dia langsung menyelam masuk, membuat Mohit dan Jivano terkejut.Tak lama kemudian, Mohit seperti teringat sesuatu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 600

    Namun, sebenarnya Arlo sejak awal juga tidak berniat menyembunyikannya.Sekarang dia langsung mengerti, sebagian besar dari orang-orang ini datang karena dirinya, lebih tepatnya karena Air Suci.Bahkan orang-orang dari Keluarga Kushanto di Kota Aramaya pun tertarik pada Air Suci. Dari situ sudah ter

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status