Iris POV"Easton, kembalikan hp-ku!" Aku berusaha meraihnya, namun Easton mengangkatnya tinggi di atas kepala.Dia menggeleng. "So you could chat other man? (Agar kamu bisa mengobrol dengan laki-laki lain?) Not a chance!" Aku berdecak, lalu menerjang, berharap berhasil merebut telepon genggamku itu dari tangannya.Namun alih-alih mendapatkannya, aku justru menghantam tubuhnya. Dan sebelum aku sempat bangkit, tangannya yang bebas merangkul pinggangku dan mengunciku di sana."Easton! Apa yang kamu lakukan? Lepaskan! Bagaimana kalau ada orang yang masuk?" Aku menggeliat dan menoleh ke arah pintu yang tertutup. Tetapi, siapa yang tahu jika tiba-tiba ada orang yang masuk?"Tidak ada yang berani masuk," Easton berkata dengan menatapku. Dia melempar handphone-ku ke atas sofa lain, lalu memelukku dengan kedua tangannya. "Kamu yang lompat kepadaku, apalagi yang harus kulakukan selain memelukmu?"Walaupun nada suaranya playful, akan tetapi tatapan matanya masihlah tajam. Ada apa dengannya
Terakhir Diperbarui : 2026-10-01 Baca selengkapnya