LOGINSatu malam—dan hidup Iris Villar tak lagi sama. Pria yang meniduri dirinya ternyata CEO tempat ia magang! Iris mati-matian menutupi aib itu, sampai kenyataan kembali menghantam ketika sosok tersebut justru muncul di tempat yang tak pernah ia duga!
View MoreIris POV Aku mengambil satu langkah ke depan, memperpendek jarak antara kami. "Mr. Sinclair. Jadi… semua itu karena kamu—cemburu padaku?" Aku sengaja memanggilnya seperti cara aku memanggilnya kala itu. Easton menatapku. Easton yang dulu akan menjaga gengsinya dan akan berdalih. Tetapi kali ini dia mengangguk, "Itu benar…" "Mr. Sinclair—" "Aku tidak akan menjawab apa pun sebelum kamu menjawab pertanyaanku. Kenapa kamu melakukan itu (dansa dengan Oliver)?" Easton memotong ucapanku dan mendesakku menjawab pertanyaan sebelumnya. "It's just a dance. Terkadang tidak perlu alasan apa pun untuk melakukannya. Semua orang di sana berdansa. They—went all out (totalitas tanpa menahan diri)." Aku masih tidak mau mengakui alasan sebenarnya aku berdansa erotis. Jujur, alasan aku belum bisa mengatakan apa yang sebenarnya kurasakan, karena aku masih ragu dengan apa yang akan terjadi dengan hubungan kami ke depannya.Jika hubungan ini mempunyai masa depan, maka kai masih punya banyak wa
Iris POVSore hari sebuah gaun datang, bersama dengan sepasang sepatu heels, sebuah tas, gelang dan anting.Easton menyiapkan itu semua untuk date pertama kami—menghadiri acara Fashion Show Giani. Gaun itu adalah koleksi Giani dari beberapa tahun yang lalu. Modelnya tidak terbuka, tidak memperlihatkan belahan dada, dan bagian punggung tertutup oleh bahan lace hitam yang samar.Dan meski terlihat sopan, warna dan modelnya tidaklah sederhana. Gaun itu bergaya bold—dramatic monochrome.Easton mengatakan karena kami akan menghadiri fashion show Giani, selain mengenakan pakaian yang stand out, kami juga harus menghargai Giani dengan mengenakan salah satu koleksi milik desainer tersebut. Sedangkan salah satu alasan Easton memilih model "sopan" adalah karena ia tidak ingin pria lain menatap dengan lancang pada apa yang menjadi miliknya.Aku memutar bola mata pada pernyataan terakhirnya itu."Aku bukan barang Easton…" ledekku karena dia meng-klaim aku adalah miliknya."You're not." Dia
Iris POV"Look at you, Babe. So f*cking hot!" Easton berkata dengan suara serak dan seksi, lalu tanpa peringatan dia memagut bibirku dengan dalam, haus dan dahaga. Sementara dia melumat kedua belah bibirku. Tangannya bergerak menekan bagian belakang pahaku ke depan.Seketika aku mengetahui apa yang akan dilakukannya. Hell yes! Seruku dalam hati dengan tidak sabar, lalu menarik nafas dalam—mempersiapkan diri untuk apa yang akan terjadi berikutnya.Detik berikutnya, Easton menghentakkan pinggulnya dengan keras, selaras dengan anaconda miliknya menerjang masuk dengan dalam."Aahhhh…" Aku memekik tertahan merasakan antara kenikmatan dan rasa sakit yang saling bersinergi, menciptakan sensasi pleasurable pain.Diikuti oleh geraman Easton karena otot-otot kewanitaanku refleks mencengkeram anaconda miliknya dengan erat sebagai respon dari terjangan itu."Rapet sekali. So f*cking tight!" umpatnya dengan urat-urat yang menonjol di pelipis dan keningnya.Dia mulai bergerak, mengeluarkannya
Iris POV “Aku tidak tahu bagaimana kamu bisa meyakinkan Ann Mary untuk menjual apartemen itu, tetapi kamu beruntung mendapatkannya." Mrs. Monroe—Seorang wanita berusia empat puluhan tahun berbicara kepada Easton saat kami sedang berada di dalam lift gedung Apartemen Montclair. Aku melirik pada wanita itu lalu pada Easton yang berdiri di sebelahku. Pada saat bersamaan Easton juga tenga melirik ke arahku. Kami berdua berakting playing cool—menjaga jarak dan sama sekali tidak saling bersentuhan, sejak turun dari mobil dan menginjakkan kaki di gedung apartemen mewah ini. Tetapi terus terang aku tidak pernah menyangka bahwa berakting playing cool bisa sangat menyiksa. Terutama berada di dalam lift menuju apartemen Easton, terasa lebih lama. Tadinya aku berharap Mrs. Monroe segera turun di lantai terdekat. Namun siapa sangka dia tinggal hanya satu lantai dibawah apartemen Easton Itu artinya, Mrs. Monroe menjadi orang ketiga di lift itu sepanjang perjalanan kami. Mrs. Monro


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore