Ravindra menatap Elara, memberinya kesempatan terakhir untuk hidup.Namun Elara tidak menghiraukannya, dia tidak akan membiarkan Nathaniel mati sia-sia.Ravindra menginginkan nyawa Nathaniel…"Bagaimana? Setelah lima tahun, benar-benar jatuh cinta padanya? Bukankah dulu kamu bilang, selain suamimu, kamu tak akan mencintai siapa pun?" tanya Ravindra dengan nada sarkastik."Nathaniel, dia suamiku," kata Elara, tiap kata ditegaskan untuk Ravindra."Heh… menurut informasi yang kudapat, ketika kabar kematianmu sampai, Nathaniel langsung mengumumkan pertunangan dengan seorang bernama Chris… dan mereka sudah punya anak."Ravindra mengeluarkan ponselnya, menunjukkan sebuah tangkapan layar berita kepada Elara.Itu adalah konferensi pers Grup Alvaro, di mana Tuan Hardiman mengumumkan Nathaniel sebagai penerus Grup Alvaro, resmi masuk Grup Alvaro.Dan Christina juga hadir di sana.Tubuh Elara bergetar, matanya memerah saat menatap layar ponsel.Sebelum pergi, dia sempat berharap, jika dia mati, N
Read more