Lucas akhirnya berpamitan lagi dengan alasan ada urusan penting, sebelum ia menyusul ke mobil. Surya langsung melajukan mobilnya pergi begitu Lucas masuk. Rania sendiri sudah duduk bersandar di jok belakang saat itu. Lucas menatapnya dan mulai membelai lengan polos wanita itu. Gaun yang Rania pakai tanpa lengan, elegan, dan sama sekali bukan gaun seksi, tapi di mata Lucas, Rania tetap seksi. "Kalau tidak mabuk, kau tidak bisa didekati. Jadi kau minum tiga gelas, hmm?""Hmm, jangan menyentuhku!" seru Rania tiba-tiba sambil menepis tangan Lucas. Lucas tersentak dan mundur, ia pikir Rania sudah tidur, ternyata belum. "Aku ini wanita terhormat, jangan berani-berani menyentuhku! Kau tahu Pak Lucas Mahendra kan? Dia akan menyingkirkan orang-orang yang menyakitiku, walaupun akhirnya dia menyakitiku juga ...." Entah mengapa Rania mengatakannya, ia juga tidak tahu, tapi ucapan itu sukses membuat Lucas terdiam. Rania tidak menangis saat ini dan ia tidak sedih, ia hanya mabuk. Namun, Lucas
Terakhir Diperbarui : 2025-11-27 Baca selengkapnya