Elma terkejut. "Kamu sudah menikah?""Dulu nikah muda, sekarang mau cerai muda."Elma berpikir sejenak, lalu menoleh. "Kalau kamu cerai, kamu akan jadi lajang. Bagaimana kalau Profesor Niel menyukaimu ....""Itu urusannya, bukan urusanku. Hanya karena dia menyukaiku bukan berarti aku harus menyukainya juga, 'kan? Pernikahanku sangat kacau, jadi aku nggak ingin pacaran lagi. Hidup bukan hanya tentang pacaran dan menikah.""Asal kita bebas, punya uang, bisa pergi ke mana pun kita mau, dan bisa lakukan apa pun yang kita mau, bukankah itu semua lebih bahagia?"Clara tersenyum. Keinginan hatinya terpancar dari matanya. Tatapannya menjadi cerah dan jernih.Melihat senyumannya, Elma sempat tertegun sejenak.Apa ini yang namanya enak dipandang mata?Makin dipikir, Elma makin merasa dirinya keterlaluan.Sebenarnya, Clara tidak seangkuh seperti yang digambarkan para perawat ...."Kamu ... kamu nggak menyalahkanku?"Clara memiringkan kepalanya. "Salahkan kamu soal apa?"Elma menyerah. "Baiklah, s
Read more