"Ivana berhenti!"Krum berlari ke arah Ivana. Perempuan itu sudah setengah jalan memanjat besi pembatas. Ketika Krum berada dalam jangkauannya, Ivana balas berteriak."Kau yang berhenti!" Ivana tampak kacau dengan air mata menggenang di pelupuk mata.Krum membeku di tempatnya berdiri. Baru kali ini hatinya goyah melihat keadaan Ivana. Padahal ini bagian dari balas dendamnya pada Zack dan yang lainnya.Namun melihat Ivana yang tampak sedih dan tersiksa membuat fokus Krum buyar. "Jangan lakukan apapun. Tetaplah di sana," desis Krum setengah mengancam.Ivana langsung terbahak. "Kau mengancamku? Bagus, makin besar alasanku untuk menghabisinya.""Ivana!" Krum berteriak lagi, saat itulah pintu ruangan tersebut terbuka. Krum terbelalak, dengan Ivana ketakutan."Ivana Alejandro, apa yang kamu lakukan?" "Zack, sebentar. Tolong tunggu sebentar lagi. Aku akan membuangnya, setelah itu kamu bisa menghukummu."Krum mulai panik, sedang Zack mengerjap cepat. Dia tidak tahu situasinya. Dia hanya dib
Last Updated : 2026-01-05 Read more