Melihat Roy yang sudah kembali ke sikap tenang dan dewasa seperti biasanya, Rainita mengedipkan matanya dengan ekspresi aneh. Akhirnya, dia nggak tahan untuk nanya, "Pak Roy, kamu kenal sama Lucas?""Dia mirip banget sama seorang teman lamaku. Aku jadi salah mengenal tadi," jawab Roy sambil tersenyum. "Nggak bikin kamu terkaget, kan?"Karena Lucas nggak ngasih izin untuk ungkap identitas aslinya, Roy juga nggak bisa ngomong banyak."Nggak kok..."Rainita menggeleng pelan. Meski heran, dia nggak lanjut nanya lebih jauh soal siapa teman yang bisa bikin Kapten Roy sampai segitu kehilangan kontrol.Setelah keluar dari kantor polisi, Lucas lagi mau cari taksi. Tapi tiba-tiba, mobil milik Paman Pelix berhenti pelan di sampingnya. Paman Pelix menurunkan kaca jendela dan menyapa, "Lucas, ayo naik!"Lucas cuma mengangguk, nggak basa-basi. Dia langsung jalan ke pintu depan, buka, dan duduk di kursi penumpang. Tapi dia malah kaget karena di kursi belakang ada seseorang,
Terakhir Diperbarui : 2026-02-05 Baca selengkapnya