LOGINSeorang ahli luar biasa dari desa, dengan sebuah giok misterius yang bisa meramal masa depan... Lucas memiliki tugas lain yang lebih berat, yaitu mengawal siswi sekolah yang cantik! Bahkan, itu adalah perintah dari ayah sang gadis itu! Meskipun Lucas tidak ingin berurusan dengan si gadis yang sangat sulit diatur ini, tetapi perintah dari orang tua sulit untuk ditolak, menjadi pengawal pribadi sang nona besar... Inilah dia, pengawal paling hebat, MAS TAMENG!
View MoreLagian, dengan status kayak Melly, nilai bagus atau jelek sebenarnya nggak terlalu ngaruh. Dia pasti bisa masuk universitas, bahkan kalau nggak lolos sekalipun, ayahnya cukup punya koneksi buat bikin dia diterima di kampus elit mana aja."Kamu juga sadar, ya?"Paman Pelix nggak nyangka Lucas bisa cepat mikirin hal ini, jadi sedikit terkejut."Jadi benar?" Lucas mengernyit penasaran."Sebenernya saya juga nggak tahu maksud Tuan Dexen apa."Paman Pelix menghela napas panjang," Walaupun saya dekat dengan beliau, ada beberapa hal yang cuma dia sendiri yang paham.”Mendengar penjelasan Paman Pelix yang nggak membantu sama sekali, Lucas cuma bisa memutar matanya kesal. "Tapi Tuan Dexen sempat bilang ke saya, suruh sampaikan ke kamu supaya fokus jagain nona muda. Nggak usah banyak mikir yang aneh-aneh," lanjut Paman Pelix sambil mengulangi pesan Surya Dexen, "Kalau bisa, kasih dia perhatian lebih. Anak ini dari kecil kekurangan kasih sayang..."Lucas c
"Oh..." Lucas cuma bisa mengangguk, ngerti maksud Rainy. Tapi dalam hati dia sedikit nyesel, kalau tahu begini, tadi dia bakal masak lebih banyak! "Kamu ngapain masih berdiri di sini? Nggak lihat aku lagi makan? Aku jadi nggak nyaman!" Melly ngomel tanpa sadar apa yang lagi terjadi antara Lucas dan Rainy. Lucas nggak mau ribut sama Melly, dia cuma berbalik badan dan pergi ke kamarnya. Nggak ada gunanya melawan si ratu drama ini. Lagi pula, dibanding Melly yang bossy, Rainy yang sedikit jahil rasanya masih lebih gampang dihadapi. Di kamarnya, Lucas mulai beresin tas sekolah. Walaupun pelajaran SMA dia udah selesai belajar sendiri, tetap aja dia harus kelihatan serius di hari pertama sekolah biar nggak mencurigakan. Sementara itu, Melly lagi asyik menikmati mi di meja. Setelah mangkuknya kosong sampai tetes terakhir, dia masih merasa kurang. "Rainy, ini enak banget. Masih ada lagi nggak?" tanyanya sambil menjilat kuah di sumpitnya.
Setelah selesai dengan mi-nya, Lucas lanjut bikin kuah kaldu.Dia nggak repot-repot bikin kaldu dari nol kayak di restoran, karena pas lihat di lemari dapur, dia nemu kaldu instan. Benda ini pertama kali dia lihat, tapi kelihatannya menarik. Pas dimasukin ke panci, aroma gurih langsung menyebar ke seluruh dapur. Lucas mulai tumis sayuran pakai kaldu itu, tambah bumbu, lalu diisi air. Nggak butuh waktu lama, kuah mi pun jadi. Di sisi lain, dia udah masak mi tarik yang tadi dibuat, direndam sebentar di air mendidih, diangkat, dan ditaruh di dua mangkuk. Terakhir, dia tuang kuahnya di atas mi. Dua mangkuk mi panas yang menggoda aroma kini siap disantap. Meskipun nggak persis sama kayak resep otentik, rasanya pasti beda level dibandingkan makanan instan biasa. Di rumah, kakeknya bahkan selalu bilang mi buatan Lucas lebih enak daripada restoran. Sisa mi yang masih ada di panci cukup buat satu porsi lagi. Lucas perkirakan Rainy cuma bakal makan satu mangkuk, jadi sisanya bisa dia habiska
Lucas nggak nyangka kalau Rainy bakal ingat detail kayak gitu. Sekarang mau ngeles juga percuma, jadi dia cuma bisa menunduk dan ngaku:"Baiklah, aku akui. Aku tadi nggak sengaja, cuma iseng masukin password karena penasaran. Eh, malah nyambung ke saluran itu. Tapi aku nggak nonton kok. Begitu lihat isinya, langsung aku matiin TV-nya...""Oh, gitu ya?" Rainy jelas nggak percaya. Dia menatap Lucas dengan penuh curiga."Beneran, aku serius..." Lucas memasang wajah memelas. Toh, yang dia bilang itu memang mendekati kebenaran."Huh!" Rainy mendengus. Dia malas memperpanjang urusan ini, jadi langsung ambil remote TV box di meja dan siap ganti saluran. Tapi, matanya tiba-tiba terpaku pada selembar tisu bekas di atas meja.Tisu itu terlipat asal-asalan, dan di bagian luarnya kelihatan ada cairan bening yang menempel."Itu apa?" Wajah Rainy mendadak berubah hijau, dan suaranya mulai bergetar. "Dasar, Lucas! Kamu nggak cuma nonton hal ngg






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.