"Gak apa-apa," kata Lucas santai sambil tersenyum kecil, “Aku gak suka obat bius, ada efek sampingnya."Dokter bedah sempat terkejut, tapi akhirnya mengangguk. Kalau Lucas tetap kekeuh dengan keputusan itu, dia pun nggak bisa memaksa. Lagipula, operasi ini bukan sesuatu yang membahayakan nyawa, jadi dia biarkan saja."Nak, ya udah, tapi kamu harus kuat ya!" ujar dokter itu, sebelum mulai instruksi ke perawat untuk memulai operasi.Lucas memang nggak takut sakit, tapi bukan berarti dia gak merasakan sakit sama sekali. Namun, rasa sakit yang ini masih bisa dia tahan. Waktu dulu jatuh dari tebing di Gunung Topan, rasa sakitnya jauh lebih parah daripada ini, sampai-sampai organ dalamnya terasa kacau semua."Nak, kamu kenapa bisa kena tembak?" tanya dokter Herman, ahli bedah berpengalaman yang memimpin operasi itu. Dokternya memang jago, tapi kemampuan membaca karakter orang juga gak kalah hebat. Lucas memang kena luka tembak, tapi dia gak terlihat seperti pelaku kriminal
Last Updated : 2026-01-14 Read more