Teringat perkataan Michael tentang dirinya yang plin-plan, Nia tanpa sadar menendangnya.Namun, Michael hanya mendengus, lalu berbaring seolah-olah ingin tidur di lantai.Nia terpaksa dengan susah payah membantunya berdiri dan membawanya ke kamarnya.Michael terlalu berat. Nia membantunya masuk, berniat untuk membantingnya ke lantai, tetapi justru diserang oleh pria itu. Nia tidak bisa menahannya dan terjepit di antara pintu."Pergi sana!"Dia mendorongnya dengan keras, tetapi pria itu meraih lengannya dan mendekat."Wangi sekali ... apa itu .... Wanginya enak sekali ...."Michael bukan hanya mendekat, tetapi juga mengendus dengan intens, hingga hidungnya menyentuh bibir Nia.Jantung Nia berdebar kencang, lalu buru-buru mendorong Michael menjauh, tetapi detik berikutnya, Michael tiba-tiba menerkamnya seperti serigala lapar dan menggigit bibirnya dengan keras."Um ...."Nia terdiam sejenak, lalu meronta, tetapi pria itu dengan cekatan menahan tangan dan kakinya. Setelah menggigit, Micha
Read more