"Maaf."Melihat Samuel, Bertha tak kuasa menahan diri untuk meminta maaf lagi.Samuel menatapnya dalam-dalam, tidak mengatakan apa pun, lalu berbalik dan berjalan menuju ruang VIP.Pria di sebelahnya menyeka mulutnya. "Dik, kamu kehabisan uang jajan nggak? Bagaimana kalau aku memberimu uang jajan?"Bertha merasa mual, lalu menoleh ke arah pria itu dan menyeringai."Kakak punya banyak uang?""Tentu saja." Mata pria itu berbinar."Kalau punya banyak uang, sebaiknya Kakak pergi menjalani operasi plastik saja."Pria itu mulanya sudah mabuk kepayang karena dipanggil 'kakak', tetapi ketika mendengar gadis itu menyuruhnya menjalani operasi plastik, dia langsung tersadar kembali."Gadis busuk, kamu tahu nggak siapa aku?""Kamu sendiri tahu nggak siapa aku?"Pria itu melirik Bertha. Bukankah hanya seorang mahasiswi biasa saja?"Huh. Kalau begitu, katakan siapa kamu. Lihat apa kamu bisa menakuti Kakak nggak."Bertha memberi isyarat agar pria itu mendekat, dan begitu pria itu mendekat, dia berter
Read more