Keesokan harinya, tidak mengejutkan, Clarin datang terlambat ke kantor.Untungnya, sejak Winardi menjabat, dia menambahkan satu fasilitas kecil bagi para karyawan, yaitu: setiap bulan, pegawai mendapat dua kali kesempatan untuk melakukan penggantian absen jika terlambat. Selama keterlambatan tidak lebih dari dua jam, gaji dan bonus kehadiran penuh tidak akan dipotong.Clarin segera mengurus absen pengganti, kembali ke mejanya, menyalakan komputer, lalu mulai bekerja seperti biasa.Saat jam makan siang tiba, Clarin berniat mengajak Valen makan bersama. Namun dia segera menyadari raut wajah sahabatnya tampak sangat buruk.“Valen, kamu nggak enak badan? Atau … ada sesuatu yang terjadi?” tanya Clarin dengan nada cemas.Valen ragu sejenak, lalu menggeleng pelan.“Ayo makan dulu … nanti aku cerita.”Clarin memilih sebuah restoran yang memiliki ruang VIP.Setelah memesan beberapa hidangan, tidak lama kemudian pelayan datang bergantian mengantarkan makanan ke meja.Clarin tersenyum kecil.“Mas
Magbasa pa