LOGINClarin menikah kilat! Waktu kencan buta, Clarin langsung mengajak pasangan kencan butanya ke kantor catatan sipil. Setelah mengambil akta nikah, Clarin baru tahu bahwa dia salah menikahi orang. Suami kilatnya tampan, dingin, dan memancarkan aura yang sangat memesona. Clarin menggigit bibirnya. Ya sudah, lagian emang mau nikah. Sepupunya berkata dengan nada sombong, "Clarin, tunanganku adalah putra dari keluarga terkaya. Cepat berlutut padaku!" Suami nikah kilatku berkata, "Kalian berdua, sebagai keponakan dan istri keponakan, cepat sujud beberapa kali pada Bibi kalian." Setelah menikah, suami Clarin menyingkirkan para pembuat masalah tanpa ampun. Suaminya juga sangat memanjakan Clarin. Namun, Clarin hanya ingin melarikan diri. "Sayang, apa aku nggak cukup menyayangimu?" "Cukup." "Lalu kenapa kamu lari?" "Rasa sayangmu itu keterlaluan!" Clarin sungguh tak berdaya...
View MoreHati Kirana langsung dipenuhi kewaspadaan. Dia bertanya dengan dingin, “Apa yang mau kamu tanyakan?”“Saya merasa Nyonya sangat waspada pada saya. Bagaimana kalau kita mengobrol di kafe seberang kompleks saja?” usul Alexander dengan nada lembut dan anggun.“Aku sangat sibuk, nggak ada waktu untuk mengobrol dengan orang asing.” Kirana menolak dingin.“Baiklah, kalau begitu saya tanya langsung saja.”Setelah itu, Alexander membuka tas kerjanya dan mengeluarkan sebuah foto.Dia bertanya dengan sikap sesopan mungkin, “Nyonya, saya ingin bertanya, apa Anda pernah melihat liontin giok ini?”Kirana menunduk sekilas. Sekejap saja, dia langsung mengenali liontin itu persis sama dengan yang dimiliki Clarin.Melihatnya tak bereaksi, Alexander memanggil pelan, “Nyonya?”“Nggak pernah lihat!” Kirana mengangkat wajahnya dan menyangkal dengan tegas.Dalam hati, dia sudah menebak bahwa pria di hadapannya ini kemungkinan besar adalah keluarga kandung Clarin.Lebih dari dua puluh tahun berlalu tanpa seo
“Kalau begitu, kamu harus mulai membiasakannya.”Carles melepas kemeja, melemparkannya asal ke keranjang pakaian kotor, membungkukkan badan, lalu bertumpu satu tangan di tepi bak mandi, tangan lainnya membuka kancing celana bahan katunnya.Clarin menahan napas dengan tegang. Tubuhnya refleks bersandar ke belakang.“Tenang saja. Aku nggak akan menyentuhmu. Di awal kehamilan nggak boleh berhubungan intim.” Suara Carles rendah dan serak.“Mulutmu memang bilang begitu, tapi tubuhmu sudah mengkhianatimu.”Clarin mendengus pelan. Wajahnya semakin memerah.Celana Carles melorot jatuh ke lantai. “Aku bilang aku nggak akan menyentuhmu, nggak berarti kamu nggak boleh menyentuhku.”“…” Clarin panik dan buru-buru membalikkan badan.“Clarin, aku pria sehat dan normal. Bagian bawah tubuhku berfungsi dengan baik.” Carles mendekat ke telinganya, telapak tangan menyusuri lengannya ke bawah, lalu menggenggam tangan kecilnya. Kemudian, dia memohon dengan nada tulus, “Tolong, bantu aku.”“Kamu … kamu ngga
“Siapa yang bisa dapat pria bertanggung jawab seperti ini?” Clarin mendongakkan wajah kecilnya, menatap Carles sambil tersenyum. “Oh, ternyata aku.”Carles menundukkan kepala dan mengecup bibirnya sekilas.“Ayo, kita naik ke atas. Kembali ke kamar, mandi, lalu tidur. Besok masih harus kerja,” kata Carles.“Peluk sebentar dulu.” Clarin agak enggan melepaskannya.Carles mendecak pelan. Nada suaranya mengandung canda. “Tadi malam, siapa yang terus-terusan mendorongku dan menolak untuk dipeluk aku?”“Kenapa kamu begitu pendendam?” Clarin pura-pura kesal, menggertakkan gigi dan mendengus. “Tadi malam nggak sama dengan malam ini. Malam ini aku mau memelukmu!”Carles tertawa rendah. Telapak tangannya yang besar mencubit ringan pinggang Clarin.Clarin pun bersandar nyaman di dadanya.Keduanya sama-sama diam.Suasana hening dipenuhi rasa hangat dan tenteram.Mereka duduk cukup lama.Pada akhirnya, Carles merasa sudah waktunya naik ke atas. Kalau tidak, Clarin pasti kurang tidur dan susah bangun
“Clarin, suamimu menang lotre dan mendadak kaya raya?”Valen mendekat ke telinganya dan berbisik pelan.Sebelumnya, Clarin pernah bilang bahwa suaminya hanyalah seorang manajer di perusahaan kecil yang jelas tak sekaya Melvin.Namun, caranya mengeluarkan uang benar-benar terlalu royal.Clarin menurunkan suara untuk menjawab, “Aku baru tahu akhir-akhir ini bahwa ternyata suamiku adalah presiden Grup Lowui.”“Sumpah?”Valen refleks berteriak kaget, membuat beberapa pegawai toko langsung menoleh ke arah mereka.Clarin melangkah ke etalase dan melihat-lihat tas dengan tenang.Pegawai toko sekilas bisa melihat tas yang disandang Clarin bernilai miliaran. Ditambah lagi, mereka mendengar Clarin menyuruh Valen memilih satu tas. Jadi, sikap mereka pun menjadi sangat ramah. Mereka bahkan memperkenalkan satu per satu model klasik dan mahal dengan penuh antusias.Pada akhirnya, Clarin memilih sebuah tas seharga ratusan juta.Sementara Valen hanya mengambil satu tas dengan harga puluhan juta.Setel
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore