LOGINClarin menikah kilat! Waktu kencan buta, Clarin langsung mengajak pasangan kencan butanya ke kantor catatan sipil. Setelah mengambil akta nikah, Clarin baru tahu bahwa dia salah menikahi orang. Suami kilatnya tampan, dingin, dan memancarkan aura yang sangat memesona. Clarin menggigit bibirnya. Ya sudah, lagian emang mau nikah. Sepupunya berkata dengan nada sombong, "Clarin, tunanganku adalah putra dari keluarga terkaya. Cepat berlutut padaku!" Suami nikah kilatku berkata, "Kalian berdua, sebagai keponakan dan istri keponakan, cepat sujud beberapa kali pada Bibi kalian." Setelah menikah, suami Clarin menyingkirkan para pembuat masalah tanpa ampun. Suaminya juga sangat memanjakan Clarin. Namun, Clarin hanya ingin melarikan diri. "Sayang, apa aku nggak cukup menyayangimu?" "Cukup." "Lalu kenapa kamu lari?" "Rasa sayangmu itu keterlaluan!" Clarin sungguh tak berdaya...
View MoreSituasinya sudah terbongkar. Valen pun terpaksa mengakui semuanya.“Iya. Semua makanan yang aku pesan untukmu sebenarnya dibayar oleh Melvin.”Clarin dan Valen adalah rekan kerja satu divisi. Selama ini, Clarin benar-benar menganggap Valen sebagai teman baik.Kini dia mengetahui bahwa Valen diam-diam membantu pria lain mengejarnya, padahal tahu bahwa dirinya sudah menikah…Clarin merasa sangat sedih. Suaranya bergetar. “Valen, aku sudah bilang padamu bahwa aku sudah menikah. Apa yang kamu lakukan membuatku merasa seperti dikhianati oleh sahabatku sendiri.”“Clarin, dengarkan aku dulu…” Valen panik, kata-katanya serba tersendat. “Saat aku tahu kamu menikah kilat dengan pria itu cuma demi menyelamatkan ayahmu, perasaanku campur aduk. Kemudian, Melvin datang padaku. Dia menyatakan tekadnya untuk mengejarmu, meminta aku membantunya.”“Aku pikir berkali-kali. Melvin ganteng, kaya, dan sangat menyukaimu. Kalau kamu cerai dan pacaran dengannya, hidupmu pasti jadi jauh lebih baik. Kamu juga ng
“Ya?” Valen tertegun sejenak sebelum menjawab, “Iya, kenapa? Kamu merasa kemahalan? Nggak sepadan?”“Bukan. Harganya sangat sepadan.” Clarin mencicipi buburnya dan berkata, “Lauk di dalam bubur ini sangat banyak. Rasanya seperti bubur herbal seharga ratusan ribu.”“Oh…” Wajah Valen mendadak kaku. “Restoran ini baru buka. Aku adalah pelanggan baru, jadi dapat diskon besar.”“Ternyata begitu.” Clarin memperhatikan reaksi gugup Valen, mencatatnya dalam hati. “Apa nama restorannya? Selama aku belum sembuh total, aku mau pesan bubur dari restoran ini saja.”Valen tampak kacau. Jelas dia tidak menyangka Clarin akan meminta nama restoran.Bubur ini adalah bubur herbal yang dimasak langsung oleh koki hotel bintang lima atas permintaan Melvin.Valen berpikir keras beberapa detik, lalu berkata dengan ragu, “Harga normalnya seratusan ribu. Kamu yakin mau pesan dari restoran ini?”Sejak ayahnya kecelakaan, Clarin selalu hemat. Makan siang pun kadang cuma roti dan teh. Mana mungkin dia mau pesan bu
Saat jam makan siang.Valen mendekat dan berbisik, “Clarin, ayo makan hotpot. Kemarin saat aku makan hotpot bersama temanku, aku dapat undian kupon makan gratis untuk dua orang!”“Valen, aku nggak boleh makan hotpot.” Clarin menjelaskan dengan nada minta maaf, “Dini hari Sabtu, aku kena radang lambung. Dokter bilang beberapa hari ini harus pantang makan makanan pedas, berminyak, asin, dan dingin.”“Apa? Kenapa bisa tiba-tiba menderita radang lambung? Kamu pasti sering telat makan, ‘kan?” tanya Valen penuh perhatian.“Itu karena aku makan terlalu banyak,” jawab Clarin malu.Valen tahu ayah Clarin sedang dirawat di ICU dan biaya perawatannya sangat mahal.Setelah mendengar penjelasan Clarin, dia pun mengira Clarin pasti sering menahan lapar untuk menghemat uang. Begitu mendapat makanan banyak, Clarin mungkin makan berlebihan agar jam makan berikutnya tidak perlu makan lagi.Mungkin itulah penyebab radang lambung pada Clarin.Tatapan Valen pada Clarin berubah penuh rasa kasihan.“Kalau be
Clarin mengangguk pelan. “Aku dan Carles sudah menikah. Dia memperlakukanku dengan sangat baik. Nanti setelah ayah sadar, ibu jelaskan baik-baik pada ayah. Jangan sampai Keluarga Gunardi bisa memanfaatkan pernikahanku untuk memicu emosi ayah lagi.”Mengungkit tentang Keluarga Gunardi, wajah Kirana langsung menegang. “Clarin, beberapa hari ini Keluarga Gunardi nggak cari masalah denganmu, ‘kan?”“Nggak.” Clarin menggeleng.Walau sebenarnya dia baru saja dicegat Steven…“Syukurlah…” Meski mulut berkata begitu, raut Kirana tidak benar-benar lega.“Bu, kenapa aku bisa dijodohkan dengan Steven? Aku nggak pernah dengar ibu dan ayah membicarakan hal ini,” tanya Clarin penasaran.Tatapan Kirana seketika agak panik. Ekspresinya pun kaku.Dia menunduk dan menjelaskan dengan kikuk, “Clarin, kamu sudah menikah dengan Carles. Jalani hidupmu baik-baik. Soal perjodohanmu dengan Steven, itu sudah masa lalu. Jangan diungkit lagi.”“Baiklah.” Clarin bisa merasakan ibunya tidak ingin membahas soal itu, j






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore