"Maestro BYC!"Suara Willis yang keras bisa menyaingi Adelio, membuat Darlene merasa telinganya hampir tuli."Pangeran Willis, bisa lepaskan aku dulu?" Begitu mendengar itu, Willis sadar dirinya terlalu berlebihan lagi dan segera melepaskan pelukannya."Maaf, maaf, aku benar-benar terlalu bersemangat melihat Maestro BYC langsung." Walaupun ini pertama kalinya Darlene dan Willis bertemu secara resmi, setelah diperkenalkan oleh Elizabeth, mereka sudah sering berbalas email.Setiap kali Darlene membicarakan urusan pekerjaan, Willis selalu membelokkannya ke urusan pribadi. Misalnya, Willis akan bertanya apakah dia punya pacar, memuji fotonya cantik, bahkan mengenalkannya kepada seseorang dan sebagainya.Dalam bayangan Darlene, seorang pangeran seharusnya matang, tenang, dan penuh wibawa bangsawan. Namun kenyataannya, Willis bukan hanya mudah akrab, tetapi juga sangat suka bergosip.Meskipun begitu, mengingat usia Willis sedikit lebih muda darinya, Darlene menganggapnya seperti adik sendiri
Read more