Pagi itu, sinar matahari masuk melalui jendela-jendela tinggi Akademi Pedang Langit, menerangi lorong-lorong yang mulai ramai oleh para murid. Udara terasa segar, namun bisik-bisik tentang pertarungan kemarin masih terdengar di setiap sudut.Elena melangkah tenang menuju klinik akademi, jubahnya bergerak ringan mengikuti langkahnya. Tatapannya lurus ke depan, namun pikirannya masih dipenuhi banyak hal yang harus ia selesaikan.Saat pintu kamar perawatan dibuka, aroma obat langsung menyambut. Di dalam, Lily yang tengah duduk di atas ranjang langsung menoleh."Elena!" serunya spontan.Tanpa pikir panjang, Lily berusaha turun dari ranjang. Namun belum sempat kakinya menyentuh lantai, suara Elena menghentikannya."Jangan bergerak."Nada suaranya tidak keras, tapi tegas.Lily langsung berhenti, lalu cemberut. "Aku cuma mau menyambutmu."Elena mendekat, menatapnya datar. "Kau masih dalam masa pemulihan."Lily menghela napas panjang, jelas tidak puas. "Iya, iya .…"Namun tak lama, wajahnya k
Ler mais