“Percayalah, Ananda tidak akan mati mudah ayah.” Galuh menunjukkan senyum bodohnya kepada Prabu Dewangga.Melihat itu, Prabu Dewangga seakan melihat cerminan dirinya sendiri, dia dengan cepat menggetok kepala Galuh, “Jangan bilang kau akan mati di sini, Ibundamu akan marah besar padaku.” ucap Prabu Dewangga.Galuh masih tersenyum melihat tingkah ayahnya, lelaki itu sangat pandai menyembunyikan rasa khawatirnya, tetapi Galuh dapat melihat itu dengan jelas pada mata ayahnya.“Ayahanda jangan khawatir, dia tidak akan mampu membunuhku,” Galuh berkata mantap, dia kembali menatap Wang Cun dengan dingin.Wang Cun yang ditatapnya sedikit bergidik ngeri, entah kenapa tatapan Galuh seperti sorot mata seekor monster yang siap memakannya.Dengan berat hati, Prabu Dewangga menuruti permintaan Putranya, dia melesat turun membantu Raden Buana yang tengah menghadapi Patih Umbul Suko dan 2 Sesepuh pendekar golongan hitam.Galuh menggenggam kuat pedang pilar langit, “Ayo, kita lakukan.” dia berkata pad
Zuletzt aktualisiert : 2026-02-04 Mehr lesen