"Itu tidak ada urusannya sama kamu.""Apa yang kamu lakukan sama Fatih. Atau jangan-jangan, dia jijik lihat kamu," ejek Bella tertawa sini."Terserah mau pikir apa," ucapan Alesha masa bodoh. "Awas, aku mau masuk kamar," ucap Alesha dan mendorong Bella dari jalannya. Setelah masuk pintu ditutup rapat."Sepertinya aku akan kesusahan menghadapi dia jika dia lama disini. Dia akan semakin besar kepala. Semakin cepat aku menyingkirkannya, semakin bagus," ucap Bella menatap pintu kamar Fatih dengan tajam."Tapi bagus deh Fatih pergi. Dengan begitu mereka tidak akan melakukan hal itu. Sering-sering saja mereka jarang sekamar. Aku tidak boleh keduluan sama dia."***Fatih baru pulang saat di tengah menunjukkan pukul satu dinihari. Tidak tahu harus pergi ke mana lagi. Semua teman main pada sibuk. Tidak ada yang bisa diajak. Oleh karena itu, setelah berkeliling dan menenangkan diri, dia kembali ke rumah. "Apa gadis gila itu sudah tidur," ujar Fatih mencari keberadaan Alesha. Jangan sampai mun
Terakhir Diperbarui : 2026-01-01 Baca selengkapnya