“Anak Ibu pasti lapar. Ayo makan dulu.” “Bu, aku dan Bang Fatih udah makan. Lihat, masih buncit,” tunjuk Alesha mengelus perut seperti orang hamil. “Kamu makan di mana.” “Di rumah Ustadz Mansur.” “Kamu ini sering banget makan di sana. Ibu jadi tidak enak sama mereka.” “Nggak apa-apa Bu. Lagian mereka sangat senang dengan kedatangan Alesha. Bahkan Ustadzah memasak sangat banyak untuk Alesha.” Yasmin tiba-tiba jadi sendu. Sudah tahu alasan kenapa Ustadz Mansur dan istrinya begitu menyayangi Alesha. Bukan sekali dua kali mereka sengaja mencari Alesha langsung ke rumah jika Alesha jarang main ke sana. “Bu, Ibu,” panggil Alesha melihat sang Ibu tidak fokus. “Ah, ya. Ya sudah, ayo masuk. Kalian berdua butuh istirahat.” “Maaf Bu, saya kesini hanya mengantar Alesha. Saya segera pulang,” potong Fatih. “Kenapa kamu pulang. Ini kan rumah kamu juga. Kamu suami Alesha. Menginap lah di sini malam ini. Kamu tidak pernah menginap di sini.” “Iya Bang Fatih. Tidur di sini aja,” ajak Alesha m
Terakhir Diperbarui : 2026-02-03 Baca selengkapnya