Ling Xuan menelan ludah. Namun sebelum bibir mereka bertemu lagi—Krrrkk!!Suara itu bergema jelas. Sangat jelas, dan sangat tidak sopan.Keheningan jatuh.Ling Xuan menutup mata. “Perutku,” katanya lirih, nyaris pasrah.Bai Yuer terdiam dua detik.“Pfft....”Ia menutup mulutnya, bahunya bergetar. Tawa kecil keluar, tertahan, lalu pecah begitu saja.“Kamu…” katanya sambil tertawa pelan, matanya berkaca-kaca, “…tetap saja Ling Xuan.”Ling Xuan membuka mata, wajahnya panas. “Aku menempuh hidup dan mati, menembus ranah, melawan bayangan, dan akhirnya dikalahkan oleh… lapar.”Bai Yuer tertawa lebih keras kali ini, lalu akhirnya melepaskannya. Ia duduk tegak, menyeka sudut matanya.“Baik,” katanya sambil berdiri. “Kalau begitu...”Ia menunjuk meja makan.“Apakah kamu ingin makan, atau mandi dulu?" Ia menoleh ke arahnya dengan tatapan serius dan lembut.Ling Xuan terdiam sejenak, lalu menggaruk pipinya yang masih memerah.“Aku ingin mandi,” katanya jujur. Setelah ragu sepersekian napas, ia
最終更新日 : 2025-12-31 続きを読む