Langkah para tetua semakin dekat, suara dentuman Qi mereka mengguncang dinding lembah. Debu dan batu kecil berjatuhan.Waktu mereka tinggal hitungan detik."Aku harus kembali. Jika tidak, mereka akan menemukanmu," ucap Bai Yuer kepada Ling Xuan tampak dengan mata berkaca-kaca. "Aku... akan menunggumu sampai kapanpun, meski semua orang menganggapku gila.”Wajah Ling Xuan melunak sedikit, mendekatkan diri kehadapannya hingga napas mereka bersentuhan. Tangan lelaki itu bergerak memegang dagu lembut Bai Yuer dan mendongakkan wajahnya.“Tentu,” jawabnya rendah, berwibawa, dan sangat yakin. “Aku akan sangat menantikan pertemuan kita selanjutnya.”Bai Yuer membeku seketika.Wajahnya memanas, napasnya tersangkut di tenggorokan, kedekatan Ling Xuan terasa terlalu nyata.Tatapan mata lelaki itu... dingin, tenang, namun menelan seluruh duniannya, membuat lututnya hampir kehilangan kekuatan.“L-Ling Xuan…” bisiknya lirih, suara bergetar.Untuk sesaat, ia lupa seluruh sekte sedang turun mencarinya.
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-11 อ่านเพิ่มเติม