Bab 108 "Om sedang apa?" Aldo berdiri gagah di belakang tubuh Luis, tangannya memegang stang sepeda. Pria itu menoleh dan terkejut. "Kenapa kamu mengejutkan, aku?" Luis memegang dadanya. Ia benar-benar terkejut. Aldo terkekeh geli, gigi susunya berjejer rapi dan bersih. Wajah bocah itu sumringah menertawakan Luis yang kaget. "Om saja yang salah. Kenapa melamun. Aku tak mengejutkan. Itu salah Om, tapi tadi sangat lucu." Aldo memperagakan gaya Luis yang terkejut dan terkekeh geli. Hal itu membuat Luis juga tertawa. "Kenapa kamu di sini? Apa kamu kabur lagi?" tanya Luis bertolak pinggang. Ia mengusap kening dengan tangannya. Keringat membanjiri wajahnya. "Siapa yang kabur. Daerah ini tempat tinggalku." Luis lupa waktu mengantar Aldo ke komplek ini, tapi tak tahu letak rumah Aldo. Wajah Luis sudah berubah padahal kemarin dipenuhi kumis dan jenggot halus makanya ia menyebutnya pria tua. Tapi Aldo masih mengingatnya. "Baguslah. Om kira kamu kabur lagi dan membuat ulah. Apalagi nakal.
Huling Na-update : 2026-01-21 Magbasa pa