Bab 87 Pesta pertunangan Luis dan Sofia akan segera dimulai.Luis mengenakan jas putih tulang yang jatuh sempurna di tubuhnya. Potongannya rapi, mahal, seolah memang diciptakan khusus untuk malam ini. Ia berdiri di depan cermin ruang rias, merapikan manset lengan, lalu mengangkat wajahnya perlahan menatap pantulan diri sendiri. Luis menatap jam tangan sudah waktunya ia keluar ruangan ini. Tapi langkahnya malas untuk menemui Sofia. Tapi ia memiliki tujuan di pesta itu. "Tuan sudah waktunya." Luis menatap sekretaris yang sejak kemarin mengikuti keluar negeri. Ia tahu sesuatu hal ketika pulang kemarin. "Mulai hari ini saya tidak butuh kamu lagi," ucap Luis tegas. Ia enggan menatap wanita itu. "Tuan pecat saya?" Wajahnya terkejut dan bingung. Ia tak memiliki salah apapun tiba-tiba dipecat secara tidak hormat. "Iya." Dingin, Luis menanggapinya seolah wanita itu lalat yang mudah diusir kapan saja. "Salah saya apa Tuan?" tanya wanita itu terkejut. Ia baru satu tahun bekerja dengan Lui
Huling Na-update : 2026-01-17 Magbasa pa