Genap dua pekan belayar mengarungi lautan, kapal kayu besar itu akhirnya berhenti di salah satu pelabuhan ramai, tepatnya dibagian ujung barat laut Kekaisaran. Mei Anqi langsung terpesona melihat keindahan kota yang akan ia tinggali beberapa bulan ke depan. Area pelabuhan sangat padat, hiruk-pikuk suara manusia disertai keriuhan gelak tawa saling bersahutan dari segala arah. Di tengah itu, ia sayup-sayup mendengar seseorang berbicara dalam bahasa inggris. Terkejut sekaligus antusias, Mei Anqi menoleh dengan mata berbinar kagum. Orang asing! Dengan rambut berwarna pirang dan mata besar sebagai ciri khasnya, mereka pastinya orang Eropa! Pria-pria eropa di sana memiliki tubuh tinggi semampai dan paras tampan rupawan, memikat banyak mata wanita muda di pelabuhan. Zhen Ming menghalangi pandangan Mei Anqi menggunakan tubuh tinggi besarnya, pria itu tampak merajuk, “Berhenti memandangi mereka, Qiqi.” Mei Anqi mendengus mengabaikan Zhen Ming, lanjut berjalan ke depan dibantu Nen
Dernière mise à jour : 2026-01-22 Read More