"Florensia."Florensia yang tengah membuat kopi seketika menoleh saat dipanggil, dia tersenyum melihat Raditya mendekat ke arahnya."Papa, ada yang bisa Flo bantu?"Raditya menggelengkan kepalanya pelan. "Tidak, apa itu kopi untuk Ren?""Iya pah, kebetulan Ren katanya mau lembur malam ini.""Papa mau juga biar sekalian Flo buatkan.""Ah tidak perlu nak, papa tadi hanya ingin menyapa kamu. Kebetulan papa melihat kamu disini."Florensia menganggukkan kepalanya. "Baiklah pah kalau begitu.""Ngomong-ngomong apa Ren sudah bilang sama kamu tentang acara pemasangan batu pertama besok?"Florensia mengerutkan keningnya. "Besok?""Iya, apa Ren belum bilang sama kamu? Papa menyuruhnya datang bersama kamu dan Kenan karena papa masih ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggal."Florensia terdiam sejenak, sebelumnya dia memang pernah mendengar rencana itu namun suaminya tidak mengatakan apapun padanya, atau mungkin belum?
Última actualización : 2025-12-21 Leer más