“Asalkan kamu melihatku seperti itu, aku akan menghiburmu, membuatmu lanjut merasa gembira. Tapi, waktu itu, aku nggak merasa gembira. Aku merasa sangat capek,” kata Kyna, “Coba kamu lihat, sebenarnya aku punya banyak kekurangan. Lembut dan toleransi yang kamu katakan hanyalah penampilanku saja. Sebenarnya hatiku merasa nggak sabar. Aku juga membayangkanmu seperti itu, pasangan yang melihatku dengan tatapan lugu, kamu akan selalu toleransi dan membujukku.”“Kamu bisa. Kamu bisa melakukannya. Asalkan kamu melakukannya, aku akan membujukmu,” kata Eldric dengan buru-buru.Kyna menggeleng. “Inilah titik masalahnya. Aku nggak bisa melakukannya. Di hadapanmu, aku bagai kakak yang pengertian. Kalau kamu merasa nggak nyaman, begitu kamu cemberut, aku pun akan toleransi sama kamu. Aku mau mencoba untuk menunjukkan sisiku ini kepadamu, tapi aku malah nggak bisa melakukannya. Aku merasa canggung seperti sedang bersandiwara saja.”Kyna langsung menatap Eldric. “Eldric, aku selalu bersikap rasional
続きを読む