Para lansia selalu ingin anak atau cucu mereka gemuk.Aldrian menyandarkan kepalanya di telapak tangan Inggrid. Matanya berkaca-kaca dan bibirnya yang pucat sedikit gemetar. "Baiklah ....""Yang patuh," Inggrid berpesan pada Aldrian dengan sungguh-sungguh, "Dengarkan ucapan dokter, Anna, dan Nenek!""Oke," jawab Aldrian sambil mengangguk.Kemudian, Inggrid pergi bersama Kyna. Entah itu hanya imajinasinya, tetapi Kyna merasa Inggrid dan Anna sepertinya sudah berbeda. Mata Inggrid menunjukkan tekad, sedangkan untuk Anna, Kyna merasa dia melihat jejak air mata di wajahnya ketika mereka berpapasan.Saat meninggalkan ruangan, Kyna menoleh, tetapi hanya melihat punggung Anna. Dia berdiri di samping tempat tidur Aldrian sehingga Aldrian sepenuhnya tertutup."Nenek." Saat di koridor rumah sakit, Kyna bertanya, "Nenek ngomong sesuatu ke Anna?"Nenek mengangguk. "Emm.""Apa?" Kyna bertanya dengan cemas, "Apa itu tentang cedera Aldrian? Apa itu serius?" Jika tidak, kenapa Anna menangis?"Nggak a
続きを読む