Kyna menenteng kue yang dia beli, lalu berkata, “Oke.”Kata “oke" itu malah membuat Aldrian terbengong. “Oke apaan? Apa maksudmu?”“Kamu bilang kita berdua sudah lunas,” balas Kyna dengan datar, “Kamu sudah makan kue keringku, lalu membayarku dengan semangkuk mie. Sudah nggak ada utang lagi di antara kita. Bagus juga.”“Kamu ….” Suasana di hati Aldrian langsung terlukis di dalam mata. Aldrian memiliki sepasang mata yang sangat indah. Kyna yang berusia 16 tahun bisa menyukai Aldrian yang sebaya dengannya, mungkin karena pada suatu hari yang cerah, dia tanpa sengaja bertemu dengan sepasang mata yang jernih seperti mata air dingin milik Aldrian.Hanya saja, mata Aldrian jarang sekali beriak karena seseorang atau sesuatu. Dia selalu memandang semua orang dengan sikap yang tenang dan datar.Namun pada saat ini, emosi di matanya bergejolak, ada rasa penyesalan, kesal, tidak rela, menahan diri ….Ada begitu banyak hal yang tidak dimengerti Kyna.“Kyna, apa kamu nggak punya hati?” tanya Aldri
Read more