Menjelang malam, Mukhtar kembali menelepon Jimmy. Dia mengatakan Melisa datang memohon kepadanya. Bukan hanya berlutut, bahkan sampai bersujud. Mukhtar ingin bertanya kepada Jimmy apakah dia sebaiknya pergi mengobati Rustam atau tidak."Terserah kamu saja." Jimmy tersenyum. "Kalau kamu mau pergi ya pergi, kalau nggak mau, ya nggak usah."Mukhtar tertawa kecil, lalu menjelaskan, "Begini yang aku pikirkan. Jarang sekali bertemu penyakit sulit seperti ini. Melihat Melisa sudah mengakui kesalahannya, aku ingin pergi mencoba mengobati Rustam terlebih dahulu. Kalau aku nggak bisa menyembuhkannya, aku ingin meminta kamu menggunakan kasus Rustam ini untuk mengajariku secara langsung ...."Setelah mengetahui rencana Mukhtar, Jimmy langsung tidak bisa berkata-kata. Ternyata lelaki tua itu sudah menunggunya di sini!Sebelumnya Jimmy memang pernah berjanji, kalau bertemu penyakit yang sulit, dia bisa mengajari Mukthar langsung.Setelah berpikir sejenak, Jimmy menjawab, "Aku bisa saja mengajarimu,
Ler mais