Basuki terus berbicara selama lebih dari setengah jam.Jimmy mendengarkannya dengan sabar, sementara ekspresi di wajahnya makin dingin.Barulah setelah Basuki selesai berbicara, Jimmy bertanya dengan wajah membeku, "Apa Tetua Utama mengetahui semua yang dilakukan Diego ini?"Dengan wajah pucat pasi, Basuki menjawab, "Seharusnya beliau tahu sebagian, tapi banyak hal dilakukan secara diam-diam oleh Diego. Kemungkinan besar Tetua Utama juga nggak mengetahui semuanya.""Bagus!" Jimmy menarik napas dalam-dalam. "Sekarang kamu boleh mati!"Begitu kata-kata itu terucap, segumpal energi sejati melesat dari kejauhan dan menghantam ubun-ubun Basuki.Basuki mengerang pelan. Darah mengucur dari tujuh lubangnya, lalu tubuhnya roboh ke tanah. Setelah mengejang beberapa kali, napasnya benar-benar terputus.Melihat jasad Basuki yang tergeletak di luar gerbang, seluruh anggota Keluarga Enggana langsung gemetar hebat. Masing-masing menundukkan kepala serendah mungkin, takut menjadi sasaran berikutnya.N
Read more