Drrtt..drrtt... William merogoh saku celananya saat merasakan ponselnya bergetar, dia menghentikan langkahnya kemudian mengambil ponselnya. Tertera nama Aluna dilayar ponselnya, dia pun segera mengangkat panggilan dari adiknya itu. "Halo Lun." "Halo kak, kakak dimana?" "Ini mau pulang dari apart Clarissa, emang kenapa?" "Kita mau jenguk paman, kakak mau ikut nggak? Kita mau berangakt sekarang soalnya." "Kenapa mendadak sih?" "Ya jangan salahin Luna dong, salahin paman yang tiba-tiba sakit." "Aluna." William terkekeh pelan saat mendengar suara mamanya menegur adiknya disebrang telepon. "Kalian duluan aja, besok kakak nyusul. Kirim alamat rumah sakitnya aja." "Oke deh, tapi kata mama kakak harus tidur di rumah nggak boleh kelayapan kemana-mana." "Kakak udah dewasa kalo Luna lupa." "Mah, kak Liam ngeyel." "Tck, iya ya. Kakak tidur di
Última actualización : 2026-01-09 Leer más