“Hampir selesai,” kata wanita cantik itu pelan. Penjaga makam mengangguk. Selama pertempuran, Yue Changkong mati-matian mencoba mengekstraksi kekuatan Makam Ilahi, tetapi kekuatan di dalam Makam Ilahi lebih memilih Lin Dangtian, sehingga Yue Changkong hanya bisa mengekstraksi sebagian dari kekuatan tersebut. Badai dahsyat itu perlahan melemah, seolah semuanya akan segera berakhir. Penjaga makam, sambil memegang tangan istrinya, melesat menuju kota. Berdiri di tengah udara, ia berkata, “Tanah terlarang ini akan segera terbuka. Siapa pun yang ingin pergi dapat ikut denganku.” Banyak sosok berkelebat, termasuk beberapa orang tua. Mereka berdiri diam di belakang pasangan itu. Mata mereka yang sebelumnya keruh kini berkilauan penuh ketajaman. Akhirnya, akankah mereka bisa pergi dan kembali ke Zaman Purba? Di dekat Makam Suci, retakan muncul di bumi, seolah gempa bumi dahsyat telah melanda. Langit bergetar, tanah terbelah, dan di kejauhan, gelombang raksasa menerjang seperti tsunami,
Read more