“Para tetua, pikirkan baik-baik. Jika Tetua Jing Ludong tetap menyerang Lin Tian, aku, Jing Luyi, tak akan punya muka lagi untuk tinggal di Akademi Jing Lu. Kerugian Akademi Jing Lu saat itu mungkin berarti kehilangan dua calon master rune ilahi tingkat lima,” kata Jing Luyi tegas.Seketika itu juga, ekspresi Jing Ludong menjadi sangat buruk.Demi Gulungan Yang Mulia Surgawi, sekalipun Jing Luyi bagian dari akademi, ia tetap bisa menyangkalnya sebagai anak sendiri.“Xiaoyi, apakah kau sedang mengancam Akademi Jing Lu?” kata Jing Ludong dingin. “Lagipula, sebagai junior, karena kau telah memperoleh Gulungan Kuno Yang Mulia Surgawi, mengapa tidak menyerahkannya kepada para senior? Bukankah itu seharusnya dilakukan seorang junior?”“Hari ini aku benar-benar melihat wajah asli Tetua Dong,” balas Jing Luyi sinis. “Anda mengincar milik orang lain, tapi masih merasa diri Anda benar. Kenapa aku harus menyerahkannya kepada Anda?”Lalu ia menatap para tetua lain dan berkata, “Sekarang para tetu
Read more