Rayuan seperti ini adalah kenikmatan yang berbeda bagi pria manapun.Setelah bercerai, Freddy tak punya beban apapun.“Pak Freddy, aku tersiksa oleh racun santet sampai nggak bisa tidur. Pak Freddy, tolong obati aku, ya?”Karina meletakkan kedua tangannya di bahu Freddy, merayunya dengan genit.“Boleh!”Wajah Karina berseri, tapi dia malah mendengar Freddy melanjutkan, “Asalkan Bu Karina menunjukkan ketulusan yang cukup untuk menukar nyawamu!”Otot wajah Karina sedikit berkedut. Pria ini sama sekali tidak tergoda olehnya, hanya terus mengambil keuntungan darinya?!“Cih…” Karina melepaskan Freddy, kembali ke sikap dinginnya yang angkuh dan duduk kembali di hadapan Freddy, lalu berkata dengan datar, “Katakan, syarat apa yang kamu mau?!”Saat mengucapkan kalimat ini, Karina tahu dirinya sudah kalah dalam negosiasi ini dan dirinya hampir sepenuhnya dikendalikan oleh Freddy!Karina pun berpikir, bagaimana jika Freddy benar-benar menginginkan tubuhnya, haruskah dirinya menyetujuinya?Memiki
Read more