"Ada caranya. Tapi, baru akan kulanjutkan setelah para Dewa Kecil itu diam." Kalimat Gu Yao, mengundang langkah tubuh Zhu Linglong cukup tegas. Raga itu, masih dialiri jiwa Zhu Que. "Apa maksudmu Gu Yao?! Kau membiarkan aku diam, sementara tubuh ini terancam kehilangan jiwanya?!" "Jika kau diam, kupastikan dengan pasti. Jiwa tubuh itu tidak akan hilang. Jadi, tolong bekerja sama. Juga jangan meminta laki-laki itu menukar nyawanya sendiri. Di tempatku, tidak akan kubiarkan pertukaran nyawa demi menyelamatkan salah satu nya saja," tandas Gu Yao, berkata cukup tegas, suaranya pun cukup meninggi. "Sebuah benda artefak bahkan jauh lebih pintar dari seekor burung kecil," sinis Qing Long, tubuhnya meliuk memudar pada kabut es biru, lagi. "Kalau begitu, aku akan tidur dengan tenang kembali. Ingat, papan catur... aku memantau dari dalam. Jika kau tidak menepati perkataanmu untuk tetap menyeimbangkan nyawa dua manusia itu... aku akan menghancurkanmu." Usai berbicara yang terdengar sa
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-15 อ่านเพิ่มเติม